Lompat ke isi

Sembagi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 27 Agustus 2026 22.44 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29313208; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

' () atau ''''' () adalah sebuah tradisi batik dan pertenunan khas etnis Cirebon dan Jawa yang berasal dari pulau Jawa, lebih tepatnya dari ketiga provinsi Jawa Barat (Cirebon), Jawa Tengah (Rembang dan Surakarta), maupun Yogyakarta di Indonesia.

Dalam sejarah perkembangannya, tradisi batik dan tenun ' di Jawa Barat yang dipopulerkan oleh etnis Cirebon turut disebarkan oleh etnis Lampung Cikoneng hingga ke wilayah Sumatra bagian selatan (Lampung), yang mana kemudian berasimilasi dalam kebudayaan wastra khas Lampung.

Terminologi

Etimologi

Secara etimologinya, kedua kata ' () maupun ' () berasal dari bahasa Jawa. Istilah ini paling awal dapat ditelusuri dalam manuskrip Jawa abad ke-18 ' (secara spesifik dalam ' bagian Pupuh Mijil), yang menjelaskan bahwa pada zaman tersebut masyarakat Jawa gemar berbusana berbahan batik maupun tenunan ' bersamaan dengan tenunan '.

Sosiolinguistik

Dalam pertuturannya, istilah ' lebih dominan digunakan oleh masyarakat etnis Jawa di Jawa Tengah dan Yogyakarta, sedangkan istilah ' lebih kerap digunakan oleh masyarakat beretnis Cirebon.

Fungsi dan kedudukan

Sembagi umumnya digunakan dalam tradisi Jawa sebagai kain basahan yang dipakai waktu upacara mandi pengantin putri. Selain itu, Sembagi juga kerap digunakan sebagai bahan Surjan (busana laki-laki khas Jawa) yang biasanya dikenakan oleh kaum bangsawan di areal keraton Ngayogyakarta.

Referensi

Catatan

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29313208 (2026-06-04T18:49:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.