Lompat ke isi

Efisiensi konversi energi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 08.36 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28002416; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Efisiensi konversi energi (η) adalah rasio antara keluaran yang berguna dari mesin konversi energi dan masukan, dalam istilah energi. Input, serta output yang berguna dapat berupa bahan kimia, tenaga listrik, pekerjaan mekanis, cahaya (radiasi), atau panas.


Umumnya, efisiensi konversi energi adalah angka tak berdimensi antara 0 dan 1,0, atau 0% hingga 100%. Efisiensi tidak boleh melebihi 100%, misalnya, untuk mesin gerak terus-menerus. Namun, ukuran efektivitas lain yang dapat melebihi 1,0 digunakan untuk pompa panas dan perangkat lain yang memindahkan panas daripada mengubahnya.

Ketika berbicara tentang efisiensi mesin panas dan pembangkit listrik, konvensi harus dinyatakan, yaitu, HHV (alias Nilai Pemanasan Kotor, dll.) Atau LCV (alias Nilai Pemanasan Bersih), dan apakah keluaran kotor (di terminal generator) atau bersih keluaran (di pagar pembangkit listrik) sedang dipertimbangkan. Keduanya terpisah tetapi keduanya harus disebutkan. Kegagalan untuk melakukannya menyebabkan kebingungan yang tak berujung.

Referensi

Pranala luar


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28002416 (2025-10-16T05:28:21Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.