Lompat ke isi

Humbug

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 14.40 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29459278; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Humbug adalah sesuatu (orang maupun benda) yang berperilaku dengan cara menipu atau tidak jujur, sering kali sebagai hoaks atau candaan. Istilah ini pertama kali dijelaskan pada tahun 1751 sebagai bahasa gaul para kalangan mahasiswa di Inggris, dan dicatat pada tahun 1840 sebagai "frasa bahari". Sekarang, istilah ini juga sering digunakan sebagai seruan untuk menggambarkan sesuatu sebagai omong kosong atau tidak masuk akal.

Penjelasan

Ketika merujuk pada seseorang, humbug berarti penipu atau penyaru, menyiratkan unsur ketenaran dan tontonan yang tidak dapat dibenarkan. Dalam penggunaan modern, kata tersebut paling dikaitkan dengan penokohan Ebenezer Scrooge, yang ditulis oleh Charles Dickens dalam novelanya tahun 1843 berjudul A Christmas Carol. Rujukan terkenalnya tentang Natal, "Bah! Humbug!", yang menyatakan Natal sebagai penipuan, umumnya digunakan dalam versi panggung dan layar lebar dan juga sering muncul dalam kitab aslinya. Kata tersebut juga digunakan secara mencolok dalam buku tahun 1900 berjudul The Wonderful Wizard of Oz, di mana Scarecrow menyebut Wizard of Oz sebagai humbug, dan Wizard setuju

Penggunaan kata ini juga dilakukan oleh John Collins Warren, seorang guru besar Harvard Medical School yang bekerja di Massachusetts General Hospital. Dr. Warren melakukan operasi publik pertama dengan menggunakan anestesi ether, yang diberikan oleh William Thomas Green Morton, seorang dokter gigi. Untuk mencengangkan hadirin di Massachusetts General Hospital, Warren berseru, "Tuan-tuan, ini bukanlah tipuan".

Istilah

Penggunaan tertulis tertua yang diketahui dari kata ini terdapat dalam buku The Student (1750–1751), ii. 41, yang menyebut kata ini sebagai "kata yang sangat lumrah di kalangan orang-orang yang berselera dan bergaya", dan dalam buku Ferdinando Killigrew berjudul The Universal Jester, yang diberi subjudul "a choice collection of many conceits ... bon-mots and humbugs" dari tahun 1754.

Etimologi

Ada banyak teori mengenai asal-usul istilah ini, tetapi tiada satupun yang terbukti:

  • Charles Godfrey Leland menyebutkan gagasan bahwa kata tersebut dapat berasal dari kata hum dalam bahasa Nordik Kuno, berarti 'malam' atau 'bayangan', dan kata bugges (digunakan dalam Alkitab), sebuah ragam dari bogey, berarti 'penampakan'. Kata hum yang disebutkan, atau hume, sebenarnya berarti 'udara gelap' dalam bahasa Norwegia Kuno. Dari bahasa-bahasa Jermanik Utara lainnya, ada húm dalam bahasa Islandia berarti 'senja', hómi dalam bahasa Faroe berarti 'tak jelas', dan humi dalam bahasa Swedia Kuno berarti 'kecurigaan gelap', bukti tercatat dapat ditelusuri dari tahun 1541. Dari kata ini, juga berasal kata kerja dalam bahasa Swedia, hymla, yang masih digunakan, yang berarti 'menutupi, menyembunyikan, tidak sungguh pada kebenaran'.
  • Menurut Dictionary of the Vulgar Tongue oleh Francis Grose (1731–1791) to hum dalam bahasa Inggris aslinya memang berarti 'menipu'. Menggabungkan kata Skandinavia abad pertengahan awal ini dengan bugges dari Alkitab bahasa Inggris setelahnya menjadi tidak umum. Kata bug berasal dari Bugge dalam bahasa Inggris Pertengahan (yang juga merupakan asal kata bogey) yang merupakan kerabat kata dari bögge pada bahasa Jerman (yang merupakan asal kata böggel-mann ("Goblin")) dan mungkin kata bugge dalam suatu dialek Norwegia, yang berarti "orang penting". Bwg ("roh") dalam bahasa Wales juga dapat dikaitkan, dan dianggap sebagai asal istilah bahasa Inggris di masa lalu, tetapi penelitian yang lebih baru menunjukkan bahwa kata ini merupakan serapan dari kata bahasa Inggris Kuno awal. Selain itu, dengan bug yang berarti roh atau hantu, penggunaan istilah ini juga berlaku dalam novel Dickens tentang hantu Natal. Dalam Etym. Diet. tahun 1898, Walter Skeat juga mengajukan teori serupa, meskipun menggunakan versi kata-kata yang berlaku saat itu, di mana hum berarti 'bergumam tepuk tangan', dan bug berarti 'setan'.
  • Kata ini juga bisa berasal dari uomo bugiardo pada bahasa Italia, secara harfiah berarti 'pembualan'. Pada saat itu, terdapat pengaruh Italia yang cukup besar terhadap bahasa Inggris (misalnya banyaknya drama William Shakespeare yang berdasar pada bahasa Italia, sekitar 150 tahun sebelum penggunaan pertama kata 'humbug' yang tercatat).
  • Uim-bog seharusnya berarti 'tembaga lunak' dalam bahasa Irlandia atau 'uang tidak berharga', tetapi tidak ada bukti yang jelas tentang hubungan dengan istilah tersebut.
  • Konsep modern mengatakan bahwa istilah ini sebenarnya merujuk pada serangga berdengung, yaitu sesuatu yang kecil dan tidak penting, seperti jangkrik yang mengeluarkan banyak suara. Dalam novel Norton Juster yang berjudul The Phantom Tollbooth, ada serangga besar seperti kumbang yang dikenal sebagai Humbug, yang hampir tidak pernah benar tentang apa pun.

Penggunaan selain bahasa Inggris

Kata ini telah digunakan di luar negara-negara berbahasa Inggris selama lebih dari satu abad. Misalnya di Jerman, kata ini telah dikenal sejak dasawarsa 1830-an, di Swedia setidaknya sejak tahun 1862, di Prancis setidaknya sejak tahun 1875.

Rujukan

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29459278 (2026-07-14T21:27:14Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.