Lompat ke isi

Natrium sulfida

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 17.24 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28050760; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Natrium sulfida adalah senyawa kimia dengan rumus Na2S, atau dalam bentuk hidratnya, Na2S·9H2O. Keduanya merupakan garam tidak berwarna yang dapat larut dalam air dan akan menghasilkan larutan basa. Jika terpapar dengan udara yang lembap, Na2S dan hidratnya akan mengeluarkan hidrogen sulfida yang berbau seperti telur busuk. Beberapa sampel komersial ditulis Na2xH2O dengan persentase massa untuk Na2S. Jenis yang paling umum tersedia memiliki persentase massa 60% Na2S, sehingga x adalah 3. Natrium sulfida jenis ini memiliki warna kuning akibat keberadaan polisulfida. Walaupun berwarna kuning, larutannya tetap tidak berwarna.

Struktur

Na2S memiliki struktur antifluorit sehingga Na+ di tengah menduduki posisi seperti fluorida di dalam senyawa CaF2, sementara S2− yang lebih besar menduduki posisi Ca2+.

Pembuatan

Di bidang industri, natrium sulfida dibuat dari reaksi karbotermik natrium sulfat yang sering kali menggunakan batu bara:

Na2SO4 + 2 C → Na2S + 2 CO2

Di dalam laboratorium, senyawa ini dapat dibuat dengan mereduksi sulfur dengan natrium di dalam amonia anhidrat, atau dengan natrium di dalam THF kering dengan naftalena sebagai katalis (membentuk natrium naftalenida):

2 Na + S → Na2S

Reaksi anorganik

Ion sulfida dapat mengalami protonasi:

+ →

Akibatnya, natrium sulfida bersifat basa. Asam konjugatnya adalah natrium hidrosulfida. Larutan natrium sulfida sendiri mengandung ion sulfida yang telah terprotonasi:

+ +
+ +

Natrium sulfida tidak stabil di dalam air karena hidrogen sulfida akan terlepas ke atmosfer.

Jika dipanaskan dengan oksigen dan karbon dioksida, natrium sulfida dapat berubah menjadi natrium karbonat dan sulfur dioksida:

2 Na2S + 3 O2 + 2 → 2 Na2CO3 + 2 SO2

Jika dioksidasi dengan hidrogen peroksida, akan dihasilkan natrium sulfat:

Na2S + 4 H2O2 → 4 + Na2SO4

Senyawa ini jika bereaksi dengan sulfur akan menghasilkan polisulfida:

2 Na2S + S8 → 2 Na2S5

Keamanan

Seperti natrium hidroksida, senyawa ini merupakan basa kuat dan dapat membakar kulit. Jika bereaksi dengan asam, hidrogen sulfida akan terbentuk dan senyawa itu merupakan senyawa yang sangat beracun.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28050760 (2025-10-17T04:57:40Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.