Lompat ke isi

Aluminium asetat

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 17.26 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27014407; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Aluminium asetat atau aluminium etanoat (juga ditulis "aluminium ~"), terkadang disingkat AlAc dalam geokimia, dapat merujuk pada sejumlah garam aluminium yang berbeda dengan asam asetat. Dalam bentuk padat, ada tiga garam dengan nama ini: basa aluminium monoasetat, (HO)2AlCH3CO2, basa aluminium diasetat, HOAl(CH3CO2)2, dan aluminium triasetat netral, Al(CH3CO2)3. Dalam larutan air, aluminium triasetat terhidrolisis membentuk campuran dua lainnya, dan semua larutan dari ketiganya dapat disebut sebagai "aluminium asetat" karena spesies yang terbentuk berdampingan dan saling berkonversi dalam kesetimbangan kimia.

Monoasetat

Aluminium monoasetat, juga dikenal sebagai aluminium asetat dibasa, terbentuk dari Al(OH)3 dan asam asetat encer. Asam yang lebih pekat menghasilkan di- dan triasetat.

Diasetat

Aluminium diasetat, juga dikenal sebagai aluminium asetat dasar, dibuat dari larutan aluminium asetat berair yang menghasilkan bubuk putih. Garam basa ini terbentuk dari hidrolisis triasetat dalam air.

Triasetat

Aluminium triasetat adalah senyawa kimia yang dibuat dengan memanaskan aluminium klorida (AlCl3) atau bubuk aluminium dengan campuran asam asetat (CH3COOH) dan asetat anhidrida (C4H6O3). Ini disebut sebagai garam biasa dan hanya dibuat tanpa adanya air pada suhu yang relatif tinggi seperti 180 °C.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27014407 (2025-03-09T21:08:38Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.