Lompat ke isi

Proses Hall–Héroult

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 28 Agustus 2026 22.20 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 25560188; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Proses Hall-Héroult adalah proses yang digunakan untuk menghasilkan logam aluminium murni dari aluminium oksida di dalam smelter aluminium. Aluminium oksida yang telah dihasilkan dari proses Bayer dilarutkan ke dalam kriolit dan kemudian aluminium dihasilkan lewat proses elektrolisis lebur.

Sejarah

Terdapat dua orang penemu yang menemukan proses ini secara terpisah pada tahun 1886, yaitu Charles Martin Hall dan Paul Héroult. Prosedur ini (dengan beberapa perbaikan) kini masih digunakan di bidang perindustrian.

Proses

Sebelum proses elektrolisis lebur, aluminium oksida (titik lebur 2045 °C) dicampur dengan kriolit (Na3[AlF6]) untuk menurunkan titik leburnya. Campuran yang dihasilkan (yang terdiri dari 80-90% kriolit) kini memiliki titik lebur 950 °C, sehingga proses elektrolisis lebur pun menjadi dimungkinkan.

Proses elektrolisisnya dapat disederhanakan seperti ini:

Katode:

Al+3 + 3 e → Al

Anoda:

O−2 + C → CO + 2 e

Secara keseluruhan:

Al2O3 + 3 C → 2 Al + 3 CO

Dalam kenyataannya, lebih banyak CO2 yang dibentuk di anode daripada CO:

Al2O3 + 3/2 C → 2 Al + 3/2 CO2

Lihat pula

Catatan kaki

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 25560188 (2024-04-11T12:27:29Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.