Lompat ke isi

Lumpur merah

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 29 Agustus 2026 03.36 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28628469; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Lumpur merah merupakan limbah alkali yang terdiri dari besi(III) oksida dan senyawa-senyawa lainnya yang dihasilkan oleh proses produksi alumina (aluminium oksida) yang menjadi bahan baku utama dalam proses produksi logam aluminium. Setiap tahunnya, sekitar 77 juta ton lumpur merah telah dihasilkan, sehingga menjadi permasalahan yang serius. Isu yang muncul adalah bagaimana membuang limbah tersebut dan apakah limbah tersebut bisa dimanfaatkan untuk kegunaan lain.

Lebih dari 95% alumina di seluruh dunia dihasilkan lewat proses Bayer; untuk setiap ton alumina yang diproduksi, akan dihasilkan limbah sebanyak 1 hingga 1,5 ton. Produksi alumina pada tahun 2015 diperkirakan mencapai 115 juta ton, sehingga menghasilkan 150 juta lumpur merah.

Komposisi

Dampak lingkungan

Lumpur merah dapat membahayakan lingkungan karena sangat bersifat alkali.

Pada Oktober 2010, sekitar satu juta meter kubik lumpur merah dari pabrik alumina di dekat Kolontár, Hungaria, bocor ke wilayah pedesaan di sekitar. Kecelakaan ini menewaskan sepuluh orang dan mencemari wilayah sekitar. Semua kehidupan di sungai Marcal konon telah "dimusnahkan" oleh lumpur merah, dan dalam waktu beberapa hari lumpur ini telah mengalir ke Sungai Donau.

Catatan kaki

Pranala luar


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28628469 (2025-11-26T12:18:52Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.