Lompat ke isi

Penyakit bawaan air

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 29 Agustus 2026 03.38 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27882491; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Penyakit bawaan air adalah kondisi-kondisi (di sini merujuk kepada segala yang memiliki efek buruk ke kesehatan manusia, seperti kematian, disabilitas, penyakit atau kelainan) yang disebabkan oleh mikroorganisme patogen yang ditularkan oleh air. Penyakit-penyakit ini dapat tersebar saat mandi, mencuci, minum air, atau memakan makanan yang terpapar air yang terkontaminasi. Hal ini adalah sebuah masalah mendesak pada daerah-daerah pedesaan di negara-negara berkembang di seluruh dunia. Meski diare dan muntah adalah gejala-gejala penyakit bawaan air yang paling banyak dilaporkan, gejala lainnya dapat timbul, seperti masalah pada mata, kulit, telinga atau sistem pernapasan. Kurangnya penyediaan air, sanitasi dan kebersihan adalah penyebab utama menyebarkan penyakit bawaan air pada suatu komunitas. Oleh karena itu, akses ke air bersih dan sanitasi yang dapat dipercaya adalah metode utama untuk mencegah penyebaran penyakit bawaan air.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27882491 (2025-09-25T06:23:09Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.