Lompat ke isi

Tretinoin

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 29 Agustus 2026 08.19 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27779889; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Tretinoin, yang juga dikenal sebagai asam retinoat all-trans (ATRA), adalah obat yang digunakan untuk pengobatan jerawat dan leukemia promielositik akut. Untuk jerawat, obat ini dioleskan ke kulit sebagai krim, gel atau salep. Untuk leukemia, obat ini diminum selama tiga bulan. Tretinoin topikal juga merupakan terapi retinoid yang paling banyak diteliti dalam penggunaannya mengobati penuaan kulit.

Efek samping saat memakai krim tretinoin adalah kemerahan kulit, pengelupasan, dan sensitivitas terhadap matahari. Bila digunakan secara oral, efek samping termasuk sesak napas, sakit kepala, mati rasa, depresi, kekeringan kulit, gatal-gatal, rambut rontok, muntah-muntah, nyeri otot, dan masalah penglihatan. Efek samping parah lainnya termasuk peningkatan jumlah sel darah putih dan penggumpalan darah. Penggunaan selama kehamilan tidak direkomendasikan karena ada risiko kelainan bawaan. Tretinoin termasuk keluarga obat retinoid.

Tretinoin dipatenkan pada tahun 1957, dan disetujui untuk penggunaan medis pada tahun 1962. Obat ini termasuk dalam daftar obat esential yang diterbitkan Organisasi Kesehatan Dunia. Tretinoin tersedia sebagai obat generik. Pada tahun 2020, ini adalah obat yang paling sering diresepkan ke-230 di Amerika Serikat, dengan lebih dari 2 juta resep.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27779889 (2025-09-05T02:39:29Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.