Lompat ke isi

Reaksi dehidrasi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 29 Agustus 2026 08.28 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29579309; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Reaksi dehidrasi dalam ilmu kimia biasanya didefinisikan sebagai reaksi yang melibatkan pelepasan air dari molekul yang bereaksi. Reaksi dehidrasi merupakan subset dari reaksi eliminasi. Karena gugus hidroksil (-OH) adalah gugus lepas yang buruk, pemberian katalis asam Brønsted sering kali membantu protonasi gugus hidroksil, menjadikannya gugus lepas yang baik, -OH2+.

Reaksi dehidrasi

Beberapa reaksi dehidrasi berjalan dengan cukup rumit. Sebagai contoh, reaksi gula dengan asam sulfat pekat membentuk karbon melibatkan pembentukan ikatan karbon-karbon. Reaksi didorong oleh kondisi yang sangat eksotermis karena asam sulfat bereaksi dengan air, menghasilkan uap mengandung asam sulfat yang berbahaya, karenanya eksperimen sebaiknya hanya dilakukan di lemari asam atau ruangan yang berventilasi baik.

Reaksi dehidrasi adalah reaksi kimia antara dua senyawa yang salah satu produknya adalah air. Misalnya, dua monomer dapat bereaksi di mana hidrogen (H) dari satu monomer berikatan dengan gugus hidroksil (OH) dari monomer lainnya untuk membentuk dimer dan molekul air (H2O). Gugus hidroksil adalah gugus lepas yang buruk, sehingga katalis asam Bronsted dapat digunakan untuk membantu memprotonasi hidroksil untuk membentuk -OH2+. Reaksi sebaliknya, di mana air bergabung dengan gugus hidroksil, disebut hidrolisis atau reaksi hidrasi.

Bahan kimia yang umum digunakan sebagai agen dehidrasi meliputi asam fosfat pekat, asam sulfat pekat, keramik panas, dan aluminium oksida panas.

Reaksi dehidrasi sama dengan sintesis dehidrasi. Reaksi dehidrasi juga dapat dikenal sebagai reaksi kondensasi, tetapi lebih tepatnya, reaksi dehidrasi adalah jenis reaksi kondensasi yang spesifik.

Contoh Reaksi Dehidrasi

Reaksi yang menghasilkan anhidrida asam adalah reaksi dehidrasi. Misalnya asam asetat (CH3COOH) membentuk anhidrida asetat ((CH3CO)2O) dan air melalui reaksi dehidrasi

2 CH3COOH → (CH3CO)2O + H2O

Reaksi dehidrasi juga terlibat dalam produksi banyak polimer.

Contoh lain meliputi

Lihat pula

Referensi

Pranala luar

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29579309 (2026-08-15T00:15:56Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.