Lompat ke isi

Bromin dioksida

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 29 Agustus 2026 13.27 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27519898; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Bromin dioksida adalah sebuah senyawa anorganik dari bromin dan oksigen dengan rumus kimia BrO2. Senyawa ini memiliki wujud kristal berwarna kuning hingga kuning-jingga yang tidak stabil. Senyawa ini pertama kali diisolasi oleh R. Schwarz dan M. Schmeißer pada tahun 1937 dan dihipotesiskan penting dalam reaksi atmosferik bromin dengan ozon. Senyawa ini mirip dengan klorin dioksida, senyawa dioksida dari tetangga halogennya yang berada satu periode lebih tinggi pada tabel periodik.


Reaksi

Bromin dioksida terbentuk ketika arus listrik dialirkan melalui campuran gas bromin dan oksigen pada suhu dan tekanan rendah.

Bromin dioksida juga dapat terbentuk melalui reaksi gas bromin dengan ozon dalam triklorofluorometana pada suhu −50 °C.

Ketika dicampur dengan basa, bromin dioksida akan menghasilkan anion bromida dan bromat:

6 BrO2 + 6 NaOHNaBr + 5 NaBrO3 + 3 H2O

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27519898 (2025-07-10T00:10:53Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.