Lompat ke isi

Afrodisiak

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 29 Agustus 2026 17.26 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28586608; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Afrodisiak adalah zat atau berbagai bentuk rangsangan yang mampu meningkatkan gairah seksual. Istilah ini diturunkan dari bahasa Yunani, ἀφροδισιακόν, aphrodisiakon, dari aphrodisios, i.e. "berkaitan dengan Aphrodite" (dewi cinta Yunani). Sebagian besar makanan yang secara tradisional diyakini sebagai afrodisiak tidak memiliki komponen kimia yang memiliki efek seperti itu. Dalam beberapa kasus, reputasi mereka mungkin didasarkan pada kemiripan dengan alat kelamin (misalnya, akar ginseng, cula badak).Beberapa jenis senyawa afrodisiak diantaranya Bremelanotide, Crocin, Phenylethylamines, Testosterone, dan Yohimbine.satu-satunya zat yang secara medis dikenal sebagai afrodisiak sangat berbahaya bagi kesehatan.

Referensi

  • Gabriele Froböse, Rolf Froböse, Michael Gross (Translator): Lust and Love: Is it more than Chemistry? Publisher: Royal Society of Chemistry, ISBN 0-85404-867-7, (2006).

Pranala luar


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28586608 (2025-11-21T11:11:12Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.