Lompat ke isi

Pembangkitan terdistribusi

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 29 Agustus 2026 17.43 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28058825; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Pembangkitan terdistribusi atau pembangkitan terdesentralisasi (bahasa Inggris:distributed/decentralized generation) adalah pembangkitan listrik menggunakan sejumlah pembangkit listrik berskala kecil dan lokal yang terhubung secara langsung dengan konsumen alih-alih menggunakan sebuah pembangkit listrik berskala besar untuk satu wilayah tertentu.

Perbedaan yang umumnya ditemukan antara pembangkitan terdistribusi dengan pembangkitan konvensional ialah kapasitas terpasang pada pembangkit dan jarak dari pembangkit ke pengguna. Pada pembangkit konvensional seperti PLTU atau PLTG, daya yang dihasilkan umumnya 100 MW hingga ribuan MW. Jarak pembangkit ke pengguna juga cukup jauh karena alasan keamanan dan operasional. Sementara pada pembangkitan terdistribusi, dayanya mencapai puluhan kW hingga 100 MW dan jarak pembangkit ke pengguna tidak terlalu jauh.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28058825 (2025-10-17T08:53:00Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.