Lompat ke isi

Inositol

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 29 Agustus 2026 17.52 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 26327797; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Inositol adalah komponen utama membran sel yang berikatan dengan molekul fosfatidilkolin.

Isomer dan struktur

Berikut adalah isomer dari inositol


Karakteristik

Senyawa inositol memiliki berat molekul sebesar 180,16. Senyawa ini termasuk dalam golongan nutrien esensial bagi sebagian besar hewan tingkat tinggi. Salah satu turunan inositol adalah asam fitat, senyawa ini dibentuk dari esterifikasi 6 gugus hidroksil dengan 6 molekul asam fosfat. Asam fitat dapat menyebabkan dekalsifikasi dan demineralisasi. Turunan lainnya adalah insektisida yang bekerja secara kompetitif dengan inositol di dalam perut serangga. Insektisida ini adalah heksahidroksi sikloheksan.

Fungsi

Inositol memiliki fungsi untuk melancarkan aliran lemak dari hati dan juga ke dalam hati. Jika tubuh kekurangan zat ini, maka akan mengakibatkan ketidaklancaran aliran lemak dari empedu. Inositol juga mampu menyembuhkan kelainan saraf akibat penyakit diabetes mellitus, yaitu diabetic neuropathi. Suplementasi inositol akan memperbaiki aliran saraf penderita diabetes mellitus.

Sumber

Sumber untuk suplementasi inositol adalah dari makanan. Salah satu sumbernya adalah dengan mengonsumsi tanaman sayur dari kelompok biji-bijian dan kacang-kacangan, seperti kacang panjang, buncis, dan kacang kedelai. Inositol yang terkandung dalam tanaman sayur akan berbentuk senyawa lain, yaitu senyawa asam fitat.

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26327797 (2024-09-20T14:02:45Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.