Abutmen
Abutmen adalah substruktur yang berada di ujung bentang jembatan atau bendungan untuk menopang superstrukturnya. Jembatan dengan bentang tunggal memiliki abutmen di kedua ujungnya yang bertindak sebagai perletakan vertikal maupun lateral. Abutmen pada jembatan bentang tunggal juga berfungsi sebagai dinding penahan tanah untuk menahan pergerakan lateral tanah di kedua ujung jembatan. Jembatan yang memiliki dua atau lebih bentang membutuhkan pilar untuk menopang ujung bentang yang tidak menyentuh abutmen. Abutmen bendungan umumnya menggunakan struktur alami berupa dinding lembah atau ngarai. Meskipun demikian, abutmen buatan manusia juga dibutuhkan untuk membangun bendungan tipe busur, seperti Bendungan Kurobe di Jepang.
Dalam bidang teknik sipil, istilah abutmen merujuk pada struktur yang menopang salah satu ujung pelengkung. Impos atau abakus dari kolom pada arsitektur klasik juga berfungsi sebagai abutmen untuk pelengkung.
Nama istilah ini berasal dari kata kerja "abut".
Penggunaan
Kegunaan abutmen antara lain:
- Untuk mentransfer beban dari superstruktur menuju elemen fondasi
- Untuk menahan atau mentransfer beban berat sendiri, beban lateral (seperti tekanan tanah), dan beban angin
- Untuk menopang salah satu ujung approach slab
- Untuk menjaga keseimbangan antara komponen gaya vertikal dan horizontal pada jembatan pelengkung.
Jenis
Jenis-jenis abutmen:
- Abutmen gravitasi, menahan tekanan horizontal tanah menggunakan berat matinya sendiri
- Abutmen U, abutmen gravitasi berbentuk menyerupai huruf U
- Abutmen katilever, dinding penahan kantilever yang dirancang untuk menahan beban vertikal besar
Referensi
Pranala luar
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28775950 (2026-01-03T20:20:34Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.