Android Debug Bridge
Android Debug Bridge (biasa disingkat adb) adalah program baris perintah untuk berinteraksi dengan perangkat berbasis Android dari komputer lain. Program ini merupakan bagian dari Android SDK, tetapi bisa dipasang sebagai program terpisah. Daemon di perangkat Android terhubung dengan server di PC host melalui USB atau TCP, yang terhubung ke klien yang digunakan oleh pengguna akhir melalui TCP. Tersedia sebagai perangkat lunak sumber terbuka di bawah Lisensi Apache oleh Google sejak 2007, fitur termasuk shell dan kemungkinan untuk membuat cadangan. Perangkat lunak adb kompatibel dengan Windows, Linux dan macOS. Itu telah disalahgunakan oleh botnet dan perangkat lunak berbahaya lainnya, yang mitigasinya dikembangkan seperti autentikasi RSA dan daftar putih perangkat.
Fitur
Fitur adb termasuk menyalin file dari komputer host, menginstal aplikasi, melihat output logcat, mendapatkan Unix shell, dan mem-boot ulang ke Qualcomm EDL mode. Misalnya, aplikasi Android dapat disimpan dengan perintah cadangan ke file. Ini juga termasuk dukungan untuk Java Debug Wire Protocol.
Beberapa antarmuka grafis telah tersedia. Monitor Perangkat Android grafis di Android Studio dapat digunakan untuk mengambil informasi dari perangkat Android.
Keamanan
Beberapa perangkat pembahaya seperti ADB.Miner, Ares, Fbot, IPStorm, Matryosh, dan Trinity diketahui melakukan perusakan dengan menyasar perangkat dengan antarmuka ADB-nya tersedia secara umum di Internet dan memanfaatkannya sebagai botnet untuk melancarkan DDoS. ADB juga bisa digunakan untuk menghapus perangkat pembahaya dengan cara memulai awal dalam mode aman (safe mode), kemudian menghubungkan perangkat dengan ADB dam jalankan perintah adb uninstall.
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27520420 (2025-07-10T03:11:40Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.