Lompat ke isi

Pembangkit nuklir menurut negara

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 27 Agustus 2026 09.05 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
Nuclear Power Plant Cattenom

Tiga puluh negara di dunia mengoperasikan pembangkit listrik tenaga nuklir, dan sampai saat ini ada banyak reaktor nuklir baru yang sedang dibangun di China, Korea Selatan, India, Pakistan, dan Russia.[1] Sampai bulan Juni 2011, Jerman dan Swiss adalah negara-negara yang berencana untuk menonaktifkan energi nuklir.[2][3]

Sampai bulan Juni 2011, negara-negara seperti Australia, Austria, Denmark, Yunani, Irlandia, Italia, Latvia, Liechtenstein, Luksemburg, Malta, Portugal, Israel, Malaysia, Selandia Baru, dam Norwegia adalah negara-negara yang menentang energi nuklir.[4][5]

Pranala luar

Referensi

  1. Michael Dittmar. Taking stock of nuclear renaissance that never was Sydney Morning Herald, August 18, 2010.
  2. Duroyan Fertl. Germany: Nuclear power to be phased out by 2022. Green Left. June 5, 2011.
  3. James Kanter. Switzerland Decides on Nuclear Phase-Out. New York Times. May 25, 2011.
  4. Duroyan Fertl. Germany: Nuclear power to be phased out by 2022. Green Left. June 5, 2011.
  5. Nuclear power: When the steam clears. The Economist. March 24, 2011.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 22807906 (2023-01-30T06:33:13Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.