Avast Software
Avast Software adalah sebuah perusahaan perangkat lunak keamanan komputer multinasional yang berkedudukan di Praha, Ceko. Perangkat lunak yang dikembangkan oleh Avast Software berupa antivirus dan layanan keamanan internet. Perusahaan ini didirikan oleh Pavel Baudiš dan Eduard Kučera pada tahun 1988 sebagai koperasi, lalu menjadi perseroan terbatas pada tahun 2010. Avast memiliki pangsa pasar antivirus terbesar di dunia dengan berbagai produk keamanan yang menyasar konsumen individu dan perusahaan, antara lain Avast Antivirus dan Avast SecureLine (jaringan pribadi virtual) untuk platform Android, Windows, iOS, dan macOS.
Hingga 2016, Avast Software telah memiliki 400 juta pengguna dan menguasai 40% pasar perangkat lunak keamanan di dunia, kecuali Tiongkok. Perusahaan ini memiliki lebih dari 1.000 karyawan dengan kantor di Ceko dan 15 negara lainnya, meliputi Amerika Serikat, Britania Raya, Jerman, Korea Selatan, Norwegia, Rusia, Swiss, Taiwan, dan Tiongkok. Avast secara konsisten menawarkan perangkat lunak antivirus bebas bayar atau gratis sejak 2001.[1]
Avast Software mengakuisisi AVG Technologies senilai USD 1,3 miliar pada bulan September 2016, lalu Piriform yang mengembangkan CCleaner pada bulan Juli 2017.
Sejarah
Avast adalah perangkat lunak antivirus besutan Pavel Baudis dan Eduard Kucera. Awalnya, Avast adalah nama sebuah perangkat lunak antivirus buatan Pavel Baudis dan Eduard Kucera yang telah meraih berbagai penghargaan. Pada 2010, mereka menggunakan nama Avast sebagai pengganti nama perusahaan perangkat lunak keamanan rintisan meraka, ALWIL. Perubahan ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan perangkat lunak keamanan yang tengah mereka kembangkan. Nama Avast memiliki kemiripan dengan istilah maritim dalam bahasa Inggris yang berarti "berhenti".
Pada 1995, karyawan Avast, Ondřej Vlček mengembangkan program antivirus pertama untuk sistem operasi Windows 95. Pada 1 Juni 2001, Avast mulai merilis program antivirus gratisnya.
Pada 2010, Avast mengubah sebuah gambar ameba yang dikembangkan oleh karyawan perusahaan, Martin Novák. Di tahun yang sama, Avast memiliki investor pertamnya, yaitu Summit Partners. Pada 2014, logo Avast didesain ulang dengan gaya datar, garis-garis lebih tegas, bentuk lebih sederhana, dan siluetnya lebih abstrak. Di tahun ini pula, CVC Capital Partners masuk dan menanamkan sekitar satu miliar dolar AS. Pada 2016, logo Avast kehilangan tanda serunya dan menggunakan huruf yang bulat. Pada 2021, logo Avast tetap mempertahankan warna jingga dan tidak lagi mempertahankan bentuk ameba (percikan).
Produk
Avast memiliki beberapa lini produk, mulai dari program keamanan untuk rumah, bisnis, dan rekanan atau mitra. Program keamanan untuk rumah menawarkan perangkat lunak versi gratis yang disebut Avast Free Antivirus dan berbayar yang disebut Avast Premium Security. Lini produk untuk bisnis memiliki beberapa fitur unggulan, seperti proteksi yang lebih kompleks dari perangkat lunak iklan, virus troya, pengelabuan, perangkat pengintai, hingga perangkat lunak penyandera. Avast untuk bisnis bahkan menyediakan dukungan jarak jauh, manajemen pemutakhiran (dukungan untuk komputer dengan operasi sistem Windows), dan pemulihan serta pencadangan.
Avast diberitakan pula meluncurkan program antivirus untuk pengguna gawai dan ponsel pintar bersistem operasi Android dan Iphone. Beberapa produk Avast bahkan telah dilengkapi dengan akal imitasi untuk menambah tingkat perlindungan, seperti pada produk Scam Guardian dan Scam Guardian Pro. Fitur-fitur pada program berbasis Android dan Iphone tersebut, di antaranya proteksi modus yang dapat menginfeksi pengguna dari celah keamanan pada pesan pendek (pesan singkat), surat elektronik, dan peramban.
Avast meningkatkan cakupan perlindungannya dengan merilis Avast One, versi baru. Avast One menawarkan perlindungan dari yang berbayar maupun gratis dalam aplikasi yang sama. Salah satu keungulan Avast One ialah tersedia di Windows, macOS, Android, dan iOS, dengan paket berbayar yang mencakup perangkat desktop dan gawai (mobil) dalam satu langganan tunggal.
Pendapat pengguna
Avast dikenal karena menyediakan perangkat proteksi virus versi gratis. Avast antivirus gratis memiliki fitur atau alat yang penuh dampak dan cukup terjangkau pada langganan tahun pertama. Avast anti modus dapat memblokir modus atau penipuan yang dikirimkan ke perangkat pengguna melalui pesan singkat dan surat elektronik. Walaupun Avast dapat dipasang pada Windows, Android, macOS, dan iOS, tetapi belum pada sistem operasi Linux. Selain itu, Avast membutuhkan waktu yang cukup lama untuk melakukan pemindaian virus penuh pada perangkat komputer. Avast antivirus gratis juga membatasi beberapa fitur yang hanya tersedia pada versi premium atau berbayar. Dalam hal data pengguna, Avast dilaporkan telah menjual data pelanggan kepada lebih dari 100 pihak ketiga antara tahun 2014 hingga 2020. Masalah ini membuat Avast harus menanggung denda sebesar 16,5 juta dolar AS dari Komisi Perdagangan Federal. Avast dituduhkan menjual data pengguna sejak 2024.
Referensi
Lihat pula
Pranala luar
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29460379 (2026-07-15T04:52:01Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.