Ghidra
Ghidra ( Gee-druh; ) adalah perkakas rekayasa balik bebas dan sumber terbuka yang dikembangkan oleh Badan Keamanan Nasional (NSA) Amerika Serikat. Binernya dirilis pada Maret 2019 di RSA Conference; kode sumbernya dipublikasikan sebulan kemudian di GitHub. Ghidra dipandang oleh banyak peneliti keamanan sebagai pesaing IDA Pro. Perangkat lunak ini ditulis dalam Java menggunakan kerangka kerja Swing untuk GUI-nya. Sedangkan komponen dekompilatornya ditulis dalam C++. Plugin Ghidra dapat dibuat dalam bahasa pemrograman Java atau Python (melalui Jython).
Sejarah
Ghidra awalnya terungkap ke publik melalui WikiLeaks pada Maret 2017, tetapi perangkat lunak ini tidak tersedia bagi publik sampai status kerahasiaannya dicabut dan secara resmi dirilis dua tahun kemudian.
Pada Juni 2019, coreboot mulai menggunakan Ghidra untuk upaya perekayasaan baliknya pada masalah perangkat tegar setelah dirilisnya kode sumber paket perangkat lunak Ghidra.
Ghidra dapat digunakan sebagai pengawakutu sejak Ghidra 10.0. Pengawakutu milik Ghidra mendukung pengawakutuan dalam mode pengguna pada program Windows melalui WinDbg, dan program Linux melalui GDB.
Arsitektur yang didukung
Arsitektur dan format biner yang didukung oleh Ghidra adalah sebagai berikut:
- x86 16, 32, dan 64 bit
- ARM dan AARCH64
- PowerPC 32/64 dan VLE
- MIPS 16/32/64
- MicroMIPS
- 68xxx
- Java dan DEX bytecode
- PA-RISC
- PIC 12/16/17/18/24
- SPARC 32/64
- CR16C
- Z80
- 6502
- 8051
- MSP430
- AVR8, AVR32
- SuperH
Lihat pula
Referensi
Pranala luar
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 23961118 (2023-08-05T03:26:48Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.