Lompat ke isi

Ukuran kunci

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 24 Agustus 2026 17.33 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28370413; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Dalam kriptografi, ukuran kunci atau panjang kunci adalah jumlah bit kunci yang dipakai oleh algoritma kriptografi, misalnya sandi.

Ukuran kunci menentukan batas atas keamanan algoritme, yaitu ukuran logaritma serangan tercepat yang diketahui, karena pada dasarnya semua keamanan algoritma dapat diterobos oleh serangan brutal. Idealnya, batas bawah keamanan algoritma secara desain sama dengan panjang kunci, yakni keamanannya ditentukan hanya oleh ukuran kunci.

Dampak

Kunci dipakai untuk mengatur operasi penyandian sehingga hanya kunci yang sesuai yang dapat mengubah teks tersandi ke teks asal. Banyak penyandian dibuat berdasarkan algoritma yang telah diketahui dan bersumber terbuka sehingga hanya kuncilah yang menentukan keamanan sistem. Maka, kunci seharusnya cukup besar sehingga serangan brutal tidak bisa diandalkan, yaitu membutuhkan waktu yang lama.

Ukuran yang dipakai

Standar Enkripsi Lanjutan menggunakan ukuran kunci 128, 192, atau 256 bit. Sejak 2015, Badan Keamanan Nasional AS telah memberikan imbauan untuk mewajibkan ukuran kunci AES 256 bit untuk data berkelas sangat rahasia.

Pada tahun 2002, NIST menyarankan ukuran kunci RSA minimum sebesar 1024 bit. Namun, sejak 2015, NIST menyarankan ukuran kunci RSA sebesar 2048 bit.

Referensi

Daftar pustaka


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28370413 (2025-11-07T07:09:55Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.