Lompat ke isi

Teorema Green

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 24 Agustus 2026 22.49 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28422533; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Dalam matematika, teorema Green memberikan hubungan antara sebuah integral garis pada kurva tertutup sederhana C dan integral ganda pada bidang D yang dibatasi oleh C. Teorema ini mendapatkan namanya dari George Green dan merupakan kasus khusus dua-dimensi dari teorema Stokes yang lebih umum.

Teorema

Misalkan C adalah sebuah kurva tertutup sederhana di sebuah bidang, bersifat mulus bagian-demi-bagian (piecewise), dan berorientasi positif, dan misalkan D adalah daerah yang dibatasi oleh C. Jika L dan M adalah fungsi terhadap (x,y) yang terdefinisi pada daerah terbuka yang mencakup dan memiliki turunan parsial yang kontinu disana, makaC(Ldx+Mdy)=D(MxLy)dxdydengan arah integrasi sepanjang C bersifat berlawanan jarum jam.

Dalam fisika, teorema Green diterapkan dalam banyak hal. Salah satunya dalam menyelesaikan integral aliran dua-dimensi, yang menyatakan bahwa jumlah aliran fluida yang keluar dari sebuah volume sama dengan jumlah aliran yang terjadi pada permukaan volume tersebut. Sedangkan dalam survey wilayah, teorema Green dapat digunakan untuk menentukan luas dan titik pusat bidang hanya dengan mengintegrasikan kelilingnya.

Bukti ketika D adalah daerah sederhana

Berikut ini adalah bukti dari setengah teorema untuk daerah D yang disederhanakan, sebuah daerah tipe I di mana C1 dan C3 adalah kurva-kurva yang dihubungkan oleh garis-garis vertikal (panjangnya bisa saja nol). Bukti yang sama juga dapat diperoleh untuk separuh teorema yang lain ketika D adalah daerah tipe II di mana C2 dan C4 adalah kurva-kurva yang dihubungkan oleh garis-garis horisontal (lagi-lagi, panjangnya bisa saja nol). Dengan menyatukan kedua bagian ini, teorema ini terbukti untuk daerah tipe III (didefinisikan sebagai daerah yang merupakan gabungan tipe I dan tipe II). Kasus umum kemudian dapat disimpulkan dari kasus khusus ini dengan menguraikan D menjadi sekumpulan daerah tipe III.

Jika dapat ditunjukkan bahwa hubungandanbersifat benar, maka teorema Green berlaku untuk daerah D. Bukti persamaan () dapat diperoleh untuk daerah bertipe I, dan bukti persamaan () untuk daerah bertipe II. Teorema Green selanjutnya dapat diperoleh dengan mudah untuk daerah bertipe III.

Misalkan D adalah daerah bertipe I dan dapat dinyatakan, seperti gambar disamping kanan, olehD={(x,y)axb,g1(x)yg2(x)}dengan g1 dan g2 adalah fungsi kontinu pada [a,b]. Dengan menghitung integral ganda pada persamaan ():Selanjutnya akan dihitung integral garis pada persamaan (). Kurva C dapat ditulis ulang sebagai gabungan empat kurva: C1, C2, C3, dan C4.

Pada C1, persamaan parametrik x=x,y=g1(x) untuk axb dapat digunakan untuk menyatakan C1. SelanjutnyaC1L(x,y)dx=abL(x,g1(x))dx.Pada C3, persamaan parametrik x=x,y=g3(x) untuk axb dapat digunakan untuk menyatakan kurva ini. Selanjutnya,C3L(x,y)dx=C3L(x,y)dx=abL(x,g2(x))dx.Integral atas C3 bernilai negatif karena bergerak berlawanan arah dari b menuju a, sama dengan arah orientasi C yang positif (berlawanan arah jarum jam). Pada C2 dan C4, nilai x tidak berubah, mengartikanC4L(x,y)dx=C2L(x,y)dx=0.Akibatnya,Menggabungkan hasil pada persamaan () dengan persamaan (), didapatkan bukti persamaan () untuk daerah bertipe I. Gaya pembuktian yang mirip dapat dibuat untuk menghasilkan () pada daerah bertipe II. Menggabungkan kedua hasil ini, akan didapatkan untuk daerah bertipe III.

Wilayah yang terhubung banyak

Teorema. Misalkan Γ0,Γ1,,Γn berorientasi positif pada kurva Jordan yang dapat diperbaiki 2 yang memenuhi

ΓiR0,ji 1inΓi2Rj,jika 1i,jn dan ij,

dengan Ri adalah daerah bagian dalam dari Γi. Misalkan pula D sebagai D=R0(R1R2Rn), dan p:D𝐑 dan q:D𝐑 adalah fungsi kontinu yang batasannya (restriction) di D adalah terdiferensialkan-Fréchet. Jika fungsi

(x,y)qe1(x,y)pe2(x,y)

terintegralkan Riemann atas D, maka berlaku hubungan:

Γ0p(x,y)dx+q(x,y)dyi=1nΓip(x,y)dx+q(x,y)dy=D{qe1(x,y)pe2(x,y)}d(x,y).

Lihat pula

Catatan

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28422533 (2025-11-12T07:32:19Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.