Lompat ke isi

Faktorion

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 24 Agustus 2026 22.52 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 25373316; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Dalam teori bilangan, faktorion pada suatu basis bilangan b adalah bilangan asli yang sama dengan jumlah faktorial dari angka-angkanya. Clifford A. Pickover memperkenalkan istilah faktorion.

Definisi

Katakan n adalah bilangan asli. Untuk basis b>1, kita tentukan jumlah faktorial dari digit-digit n, SFDb:, sekiranya:

SFDb(n)=i=0k1di!.

Di mana k=logbn+1 adalah jumlah digit bilangan pada basis b, n! adalah faktorial dari n dan

di=nmodbi+1nmodbibi

adalah nilai dari digit ke-i bilangan tersebut. Bilangan asli n tergolong b - faktorion jika bilangannya menjadi titik tetap untuk SFDb, yaitu jika SFDb(n)=n. 1 dan 2 adalah titik tetap untuk seluruh basis b, dan dengan demikian merupakan faktor trivial untuk setiap b, dan keseluruhan faktor lainnya adalah faktor nontrivial .

Contoh: 145 pada basis b=10 adalah faktorion karena 145=1!+4!+5! .

Untuk b=2, jumlah faktorial dari digit-digit tersebut hanya karena banyaknya angka k pada basis 2 karena 0!=1!=1 .

Suatu bilangan asli n adalah faktorion sosiabel apabila ia merupakan titik periodik SFDb, Di mana SFDbk(n)=n untuk bilangan bulat positif k, dan membentuk siklus periode k . Suatu faktor adalah faktor sosiabel dengan nilai k=1, dan faktor amisabel adalah faktor yang sosiabel dengan nilai k=2 .

Semua bilangan asli n adalah poin praperiodik untuk SFDb, apa pun dasarnya sebab semua bilangan asli berbasis b dengan digit-digit k menghasilkan bk1n(b1)!(k) .Tapi, jika kb, maka bk1>(b1)!(k) untuk b>2, jadi apapun n akan menghasilkan n>SFDb(n) hingga n<bb. Ada banyak bilangan asli yang kurang dari bb, oleh karena itu bilangan tersebut pasti mencapai titik periodik atau titik tetap kurang dari bb, dan menjadikan ia titik praperiodik. Dan untuk b=2, jumlah digit kn untuk bilangan apa pun, sekali lagi, menjadikan ia titik praperiodik. Dan ini juga berarti bahwasanya ada beberapa faktor dan siklus yang dibatasi untuk suatu basis b .

SFDbi(n) perlu jumlah iterasi i untuk mencapai titik tetap SFDb fungsi persistensi n, dan tak terdefinisi apabila tidak pernah mencapai titik tetap.

Faktorion

b = ( k − 1)!

Katakan k adalah bilangan bulat positif dan basis bilangan b=(k1)!. Oleh sebab itu:

  • n1=kb+1 adalah faktorion SFDb untuk semua k. 
  • n2=kb+2 adalah faktorion SFDb untuk semua k .


b = k ! − k +1

Katakan k adalah bilangan bulat positif dan basis b=k!k+1. Oleh sebab itu:

  • n1=b+k adalah faktorion SFDb untuk semua k .

Tabel faktorion dan siklus

Basis b mewakilkan semua angka.


Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 25373316 (2024-02-27T09:52:50Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.