Lompat ke isi

Segalanya

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 25 Agustus 2026 13.40 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 22961211; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Segalanya (atau semua hal) adalah semua hal yang ada (eksis), kebalikan dari ketiadaan atau bahkan pelengkapnya. Totalitas semua hal bersifat relevan terhadap sejumlah materi subjek. Tanpa batasan, istilah ini dapat mengacu pada semuanya. Alam semesta sering diartikan sebagai segalanya yang ada. Istilah ini dapat merujuk pada pandangan dunia yang antroposentris atau kumpulan pengalaman manusia, sejarah, dan kondisi manusia pada umumnya.

Teori segalanya

Dalam fisika teori, teori segalanya (TOE) adalah teori yang dapat menjelaskan dan menyatukan semua interaksi dasar alam dalam satu model tunggal. Awalnya, istilah ini dipakai untuk menyebut teori-teori yang terlalu digeneralisasi. Istilah ini kemudian menjadi cara yang umum untuk menyebut "cawan suci"-nya fisika. Teori segalanya dalam filsafat akan bertanya: "Mengapa kenyataan dapat dipahami?" "Mengapa hukum alam seperti itu?" "Mengapa ada segalanya?" Ide tentang segalanya adalah jawaban untuk pertanyaan-pertanyaan yang hilang, alasan untuk berpikir, dan pemikiran bahwa semua adalah semua, sebagaimana segalanya adalah segalanya.

Referensi

Lihat pula


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 22961211 (2023-02-16T15:06:36Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.