'Umar Khayyam
'Umar Khayyam (; ; ) adalah seorang polimatik, matematikawan, astronom, filsuf, dan penyair Persia.[1][2][3][4] Ia lahir di Naisabur, di timur laut Persia, dan hidup sezaman dengan pemerintahan Seljuk sekitar masa Perang Salib Pertama.
Sebagai seorang matematikawan, dia paling terkenal karena karyanya pada klasifikasi dan solusi persamaan kubik, di mana dia memberikan solusi geometris dengan perpotongan kerucut.[5] Khayyam juga berkontribusi pada pemahaman aksioma paralel.[6] Sebagai seorang astronom, ia merancang kalender Jalali, kalender matahari dengan siklus interkalasi 33 tahun yang sangat tepat[7][8] yang memberikan dasar untuk kalender Persia yang masih digunakan setelah hampir satu milenium.
Ada tradisi mengaitkan puisi dengan 'Umar Khayyam, ditulis dalam bentuk sajak empat baris (rubāʿiyāt ). Puisi ini dikenal luas di dunia pembaca bahasa Inggris dalam terjemahan oleh Edward FitzGerald (Rubaiyat Omar Khayyam, 1859), yang menikmati kesuksesan besar dalam Orientalisme fin de siècle.
Sang astronom
Pada 1073, Malik-Syah, penguasa Isfahan, mengundang Khayyam untuk membangun dan bekerja pada sebuah observatorium, bersama-sama dengan sejumlah ilmuwan terkemuka lainnya. Akhirnya, Khayyam dengan sangat akurat (mengoreksi hingga enam digit di belakang koma) mengukur lamanya satu tahun sebagai 365,24219858156 hari.
Ia terkenal di Persia dan dunia Islam karena observasi astronominya. Ia pernah membuat sebuah peta bintang (yang kini lenyap) di angkasa.
'Umar Khayyam dan Islam
Filsafat 'Umar Khayyam agak berbeda dengan dogma-dogma umum Islam. Tidak jelas apakah ia percaya akan kehadiran Allah atau tidak, tetapi ia menolak pemahaman bahwa setiap kejadian dan fenomena adalah akibat dari campur tangan ilahi. Ia pun tidak percaya akan Hari Kiamat atau ganjaran serta hukuman setelah kematian. Sebaliknya, ia mendukung pandangan bahwa hukum-hukum alam menjelaskan semua fenomena dari kehidupan yang teramati. Para pejabat keagamaan berulang kali meminta dia menjelaskan pandangan-pandangannya yang berbeda tentang Islam. Khayyām akhirnya naik haji ke Mekkah untuk membuktikan bahwa ia adalah seorang muslim.
'Umar Khayyam, penulis dan penyair
'Umar Khayyam kini terkenal bukan hanya keberhasilan ilmiahnya, tetapi karena karya-karya sastranya. Ia diyakini telah menulis sekitar seribu puisi 400 baris. Di dunia berbahasa Inggris, ia paling dikenal karena Rubaiyat 'Umar Khayyam dalam terjemahan bahasa Inggris oleh Edward Fitzgerald (1809-1883).
Orang lain juga telah menerbitkan terjemahan-terjemahan sebagian dari rubáiyátnya (rubáiyát berarti "kuatrain"), tetapi terjemahan Fitzgeraldlah yang paling terkenal. Ada banyak pula terjemahan karya ini dalam bahasa-bahasa lain.
Aneka ragam
- Kehidupan Omar digambarkan dalam film tahun 1957 Omar Khayyam dibintangi oleh Cornel Wilde, Debra Page, Raymond Massey, Michael Rennie, dan John Derek.
- Tampil sebagai salah satu tokoh utama dalam novel Samarcande oleh Amin Maalouf.
- Baru-baru ini hidupnya digambarkan oleh sutradara Iran-Amerika Kayvan Mashayekh dalam "The Keeper: the Legend of Omar Khayaam" yang diputar di independent theaters sejak Juni 2005
- Sebuah kawah bulan Omar Khayyam dinamai sesuai dengan namanya pada 1970.
- Sebuah asteroid 3095 Omarkhayyam dinamai sesuai namanya pada 1980.
Lihat pula
Pranala luar
- The Rubaiyat
- On Omar's solutions to cubic equations
- Khayyam, Umar. A biography by Professor Iraj Bashiri, University of Minnesota.
- Biography by School of Mathematics and Statistics, University of St Andrews, Scotland
- The Quatrains of Omar Khayyam
Referensi
- ↑ Jim Al-Khalili. Pathfinders: The Golden Age of Arabic Science. Penguin UK. 30 September 2010. ISBN 978-0-14-196501-7.
- ↑ B. A. Rosenfeld. ʿUmar K̲h̲ayyam. Encyclopaedia of Islam, Second Edition. 24 April 2012.
- ↑ Omar Khayyam Persian poet and astronomer.
- ↑ Multiple Authors. Khayyam, Omar. Encyclopædia Iranica Online.
- ↑ sumber pada Wikipedia bahasa Indonesia
- ↑ Struik, D. (1958). “Omar Khayyam, mathematician”. The Mathematics Teacher, 51(4), 280–285.
- ↑ Dengan kesalahan satu hari yang terakumulasi selama 5.000 tahun, kalender itu lebih tepat daripada kalender Gregorius, yang memiliki kesalahan satu hari dalam 3.330 tahun dalam kalender Gregorius (Aminrazavi 2007:200).
- ↑ The Cambridge History of Iran, Volume 4. Cambridge University Press (1975): Richard Nelson Frye
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28437496 (2025-11-13T02:45:33Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.