Google Web Light
Google Web Light adalah layanan yang dikembangkan oleh Google untuk mempercepat penelusuran web pada peramban seluler Google Chrome di perangkat Android. Layanan ini diperkenalkan pada tahun 2015 dan dirancang untuk digunakan pada koneksi internet berkecepatan rendah.
Google Web Light bekerja dengan mendeteksi koneksi lambat, seperti jaringan 2G, lalu mengalihkan permintaan laman ke peladen proksi Google yang menerapkan kompresi data. Mekanisme ini memungkinkan pemuatan lebih cepat pada situs web yang didominasi teks. Selain itu, versi laman yang dihasilkan lebih ringan sehingga mengurangi beban pemrosesan pada perangkat keras kelas bawah dengan kemampuan komputasi terbatas.
Layanan ini tersedia di sejumlah negara, termasuk Indonesia, Brasil, dan India. Dalam praktiknya, Google Web Light dapat melewati sistem penyaringan konten tertentu, yang mendorong beberapa penyedia layanan penyaring konten untuk memblokir akses terhadap layanan tersebut.
Pada 19 Desember 2022, Google mengumumkan penghentian layanan Web Light dengan menghapus dokumentasi resminya dan menghentikan penggunaan agen pengguna Web Light. Google menyatakan bahwa meningkatnya keterjangkauan dan kemampuan perangkat ponsel cerdas modern menjadi salah satu alasan utama penghentian layanan ini.
Lihat juga
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28860804 (2026-01-17T05:15:51Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.