Lompat ke isi

Sistem terbuka

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 25 Agustus 2026 18.02 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Sistem terbuka adalah sebuah sistem yang mengalami interaksi eksternal dari luar sistem.[1] Dalam ilmu alam, sistem terbuka memiliki makna bahwa sistem ini dapat mengalami perrtukaran energi dan massa. [2] Sedangkan dalam ilmu sosial, sistem terbuka merupakan kondisi saat masyarakat mengalami proses yang tidak melakukan pertukaran material, energi, orang, kapital dan informasi dari lingkungan luar. [3]

Referensi

  1. Alastair Faulkner. Data-Centric Safety: Challenges, Approaches, and Incident Investigation. Elsevier. 2020. hlm. 21. ISBN 978-0-12-823322-1.
  2. Sisir Roy. Decision Making and Modelling in Cognitive Science. Springer. 2016. hlm. 53. ISBN 978-81-322-3622-1.
  3. Wang, Victor C.X. Encyclopedia of E-Leadership, Counseling and Training. IGI Global. 2011. hlm. 191. ISBN 978-1-61350-069-9.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 25443435 (2024-03-16T17:57:04Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.