Lompat ke isi

Nama seni

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 25 Agustus 2026 18.08 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Chữ hiệu

Nama seni (nama samaran atau nama pena), yang juga dikenal dengan nama aslinya hào (dalam bahasa Mandarin), (dalam bahasa Jepang), ho (dalam bahasa Korea), dan tên hiệu (dalam bahasa Vietnam), adalah nama profesional yang digunakan oleh seniman, penyair, dan penulis Asia Timur. Kata dan konsep tersebut berasal dari Tiongkok, tempat kata tersebut digunakan sebagai julukan bagi kaum terpelajar, kemudian menjadi populer di negara-negara Asia Timur lainnya (terutama di Jepang, Korea, Vietnam, dan bekas Kerajaan Ryukyu).

Dalam beberapa kasus, seniman mengadopsi nama samaran yang berbeda pada berbagai tahap karier mereka, biasanya untuk menandai perubahan penting dalam hidup mereka. Pelaku ekstrem dari kecenderungan ini adalah Tang Yin dari Dinasti Ming, yang memiliki lebih dari sepuluh hao, Hokusai dari Jepang, yang pada periode 1798 hingga 1806 saja menggunakan tidak kurang dari enam hao, dan Kim Jeong-hui dari Dinasti Joseon yang memiliki hingga 503 hao.[1]

Lihat pula

Bacaan lebih lanjut

Referensi

  1. 호(號). Encyclopedia of Korean Culture.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 26568988 (2024-11-26T11:45:22Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.