Lompat ke isi

Perputaran persediaan

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 25 Agustus 2026 22.41 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28637155; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Dalam akuntansi, perputaran persediaan atau perputaran inventaris adalah ukuran berapa kali persediaan dijual atau digunakan dalam periode waktu seperti setahun. Ini dihitung untuk melihat apakah suatu bisnis memiliki persediaan berlebih dibandingkan dengan tingkat penjualannya. Persamaan untuk perputaran persediaan sama dengan harga pokok penjualan dibagi dengan persediaan rata-rata. Perputaran persediaan juga dikenal sebagai perputaran barang dagangan, perputaran stok, atau perputaran saja.

Rumus

Rumus perputaran persediaan:

Perputaran persediaan=Penjualan BersihRata-rata Persediaan pada Harga Jual

Atau

Perputaran persediaan=Harga Pokok PenjualanRata-rata Persediaan pada Biaya

Rumus "paling dasar" untuk persediaan rata-rata:

Persediaan rata-rata=Persediaan awal+Persediaan akhir2

Atau hanya

Persediaan rata-rata=Persediaan akhir

Beberapa titik data, misalnya rata-rata bulanan, akan memberikan angka perputaran yang jauh lebih representatif.

Rata-rata hari untuk menjual persediaan dihitung sebagai berikut:

Rata-rata hari untuk menjual persediaan=365 hariRasio Perputaran Persediaan

Kegunaan dalam bisnis

Tingkat perputaran yang rendah dapat menunjukkan kelebihan stok, keusangan, atau kekurangan dalam lini produk atau upaya pemasaran. Namun, dalam beberapa kasus tingkat rendah mungkin sesuai, seperti ketika tingkat persediaan yang lebih tinggi terjadi untuk mengantisipasi kenaikan harga yang cepat atau kekurangan pasar yang diharapkan. Wawasan lain yang diberikan oleh rasio perputaran persediaan adalah bahwa jika persediaan berputar lambat, maka biaya pergudangan yang dapat diatribusikan ke setiap unit akan lebih tinggi.

Sebaliknya, tingkat perputaran yang tinggi dapat menunjukkan tingkat persediaan yang tidak memadai, yang dapat menyebabkan kerugian dalam bisnis karena persediaan terlalu rendah. Hal ini sering kali dapat mengakibatkan kekurangan stok.

Beberapa penyusun data industri (misalnya Dun & Bradstreet) menggunakan penjualan sebagai pembilang, bukan biaya penjualan. Biaya penjualan menghasilkan rasio perputaran yang lebih realistis, tetapi sering kali perlu menggunakan penjualan untuk tujuan analisis komparatif. Biaya penjualan dianggap lebih realistis karena perbedaan dalam penjualan dan biaya penjualan yang dicatat. Penjualan umumnya dicatat berdasarkan nilai pasar, yaitu nilai yang dibayarkan pasar untuk barang atau jasa yang disediakan oleh perusahaan. Jika perusahaan mengalami tahun yang luar biasa dan pasar membayar premi untuk barang dan jasa perusahaan, maka pembilangnya mungkin merupakan ukuran yang tidak akurat. Namun, harga pokok penjualan dicatat oleh perusahaan berdasarkan harga yang sebenarnya dibayarkan perusahaan untuk bahan yang tersedia untuk dijual. Selain itu, perusahaan dapat menurunkan harga untuk menghasilkan penjualan dalam upaya untuk mendaur ulang persediaan.

Barang yang persediaannya dijual (berputar) setahun sekali memiliki biaya penyimpanan yang lebih tinggi daripada barang yang berputar dua kali, tiga kali, atau lebih dalam kurun waktu tersebut. Perputaran stok juga menunjukkan kesibukan bisnis. Tujuan meningkatkan perputaran inventaris adalah untuk mengurangi inventaris karena tiga alasan.

  • Meningkatkan perputaran inventaris mengurangi biaya penyimpanan. Organisasi menghabiskan lebih sedikit uang untuk sewa, utilitas, asuransi, pencurian, dan biaya lain untuk memelihara stok barang yang akan dijual.
  • Mengurangi biaya penyimpanan akan meningkatkan laba bersih dan profitabilitas selama pendapatan dari penjualan barang tetap konstan.
  • Barang yang perputarannya lebih cepat meningkatkan responsivitas terhadap perubahan kebutuhan pelanggan sekaligus memungkinkan penggantian barang yang usang. Hal ini menjadi perhatian utama dalam industri fesyen.
  • Saat membandingkan antar perusahaan, penting untuk memperhatikan industrinya, atau perbandingannya akan terdistorsi. Membandingkan supermarket dan dealer mobil tidaklah tepat, karena supermarket menjual barang-barang yang perputarannya cepat seperti permen, cokelat, dan minuman ringan sehingga perputaran stoknya akan lebih tinggi. Namun, dealer mobil akan memiliki perputaran yang rendah karena barang tersebut merupakan barang yang perputarannya lambat. Oleh karena itu, hanya perbandingan intra-industri yang tepat.
  • Bahkan dalam satu industri, perputaran persediaan dapat bervariasi antar perusahaan karena berbagai alasan seperti jumlah variasi produk, tingkat diskon harga yang ditawarkan, dan struktur rantai pasokan.

Catatan

Beberapa program komputer mengukur perputaran stok suatu barang menggunakan jumlah penjualan aktual.

Perputaran Persediaan=Jumlah Unit Terjual (Selama periode tertentu)Jumlah Rata-rata Unit (Untuk periode tersebut

Yang penting adalah setiap organisasi harus konsisten dengan rumus yang digunakannya.

Referensi

Bacaan lanjutan

  • Business Mathematics, 10th Edition, Chapter 7, § 4,


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28637155 (2025-11-28T10:37:16Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.