Lompat ke isi

Abū Ishāq Ibrāhīm al-Zarqālī

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 25 Agustus 2026 22.41 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28048454; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

', juga dikenal sebagai Al-Zarkali' atau Ibn Zarqala (1029–1087), adalah seorang pembuat instrumen, astrolog, dan salah satu astronom utama Muslim Arab utama pada masanya. Meskipun namanya secara konvensional disebut sebagai al-Zarqālī, bentuk sebenarnya diyakini adalah al-Zarqālluh. Dalam bahasa Latin, ia disebut sebagai Arzachel atau Arsechieles, sebuah bentuk modifikasi dari Arzachel, yang artinya 'engravir'. Ia tinggal di Toledo, Al-Andalus sebelum pindah ke Córdoba pada masa berikutnya. Karyanya menginspirasi generasi astronom Islam di Al-Andalus.

Kawah Arzachel di Bulan mengambil nama dari namanya.

Salah satu karya terbesarnya adalah "Al-Muqtabis" (The Book of Gleanings), di mana ia menyajikan tabel perhitungan astronomi yang akurat dan metodologi pengukuran instrumen astronomi. Al-Zarqālī juga menciptakan astrolab, sebuah instrumen astronomi yang digunakan untuk mengukur posisi bintang dan planet di langit. Penemuan dan peningkatannya dalam astrolab telah mendukung perkembangan astronomi selama berabad-abad, memfasilitasi pengamatan dan perhitungan yang lebih tepat.

Selain itu, al-Zarqālī membuat kemajuan penting dalam studi gerhana matahari dan bulan. Ia melakukan pengukuran yang sangat akurat tentang diameternya, memperbaiki model Ptolemaik tentang gerhana dan mengembangkan metode yang lebih akurat untuk memprediksi waktu terjadinya gerhana.

Al-Zarqālī juga berkontribusi dalam bidang trigonometri dengan memperkenalkan metode triangulasi yang lebih akurat untuk mengukur jarak antara bumi dan matahari, serta untuk menentukan ukuran bumi.

Karya-karyanya, yang mencakup peningkatan alat-alat astronomi dan penelitian teoretis dalam matematika dan astronomi, menjadikannya salah satu ilmuwan terkemuka dalam dunia Islam pada masa itu. Peninggalannya terus memengaruhi pengembangan ilmu pengetahuan, terutama dalam astronomi dan matematika, pada masa berikutnya.

Catatan

Bacaan tambahan

  • (PDF version)
  • E. S. Kennedy. A Survey of Islamic Astronomical Tables, (Transactions of the American Philosophical Society, New Series, 46, 2.) Philadelphia, 1956.

Pranala luar


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28048454 (2025-10-17T03:55:31Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.