Rasio pembayaran dividen
Rasio pembayaran dividen (Dividend Payout Ratio, DPR) adalah rasio yang membandingkan jumlah dividen yang diumumkan perusahaan kepada setiap investor (biasanya diukur per saham) dengan total keuntungan bersih yang diperoleh perusahaan tersebut. Dalam konteks ini, total keuntungan bersih perusahaan sering dibicarakan oleh Earnings Per Share (EPS), yaitu keuntungan yang didapat investor untuk setiap lembar saham. Oleh karena itu, untuk menghitung rasio ini secara akurat, Anda perlu membagi nilai DPR suatu perusahaan dengan jumlah saham yang beredar di bursa. Dengan cara ini, kita bisa mendapatkan gambaran yang lebih lengkap tentang seberapa besaran bagian dari keuntungan yang dikembalikan kepada pemegang saham.[1]
Manfaat menghitung rasio pembayaran dividen
Untuk dapat menetapkan nilai Dividend Payout Ratio atau DPR yang tepat, perusahaan perlu menerapkan dan menghitung kebijakan dividen dengan baik. Dengan begitu, manfaatnya bisa dirasakan baik oleh perusahaan itu sendiri maupun oleh para pemilik sahamnya. Nah, ada beberapa manfaat utama dari menetapkan nilai DPR ini, yang bisa kita bagi berdasarkan pihak yang terlibat: Bagi perusahaan, informasi tentang persentase rasio pembayaran dividen dapat menjadi bahan pertimbangan penting. Misalnya, perusahaan dapat menggunakan data ini untuk menentukan berapa banyak keuntungan yang akan ditahan atau sumber pendanaan apa yang dibutuhkan. Hal ini membantu mendukung kegiatan operasional sehari-hari dan sekaligus mendorong pengembangan bisnis di dekatnya. Sementara itu, bagi pemilik saham, informasi persentase pembayaran dividen ini sangat berguna sebagai acuan dalam mengambil keputusan investasi. Mereka bisa memikirkan apakah akan menambah dana investasi atau tidak, tergantung pada harapan mereka untuk mendapatkan keuntungan dari nilai investasinya. Dengan kata lain, DPR membantu investor menilai apakah perusahaan ini cocok dengan tujuan keuangan mereka.[2]
Cara menghitung rasio pembayaran dividen DPR itu bisa dihitung dengan cara membagi jumlah dividen tunai perusahaan dengan laba bersih perusahaan.
DPR = Dividend : Net Profit (Laba Bersih)
dividen per saham dan laba per saham diketahui, rasio pembayaran dividen dapat dihitung dengan menggunakan konsep dividen yang sama yang dibayarkan dibagi dengan pendapatan, atau laba bersih.
DPR = Dividend Per Share (DPS) : Earning Per Share (EPS).[3]
Contoh soal menentukan rasio pembayaran dividen
PT Lipnyuee memiliki lembaran saham sebanyak 25.556.600 lembar. Lantas, dividen yang dibagikan pada tahun 2020 adalah Rp 300 juta dan net profit ataupun laba bersih yang diperoleh PT ABC adalah Rp 800 juta. Lalu, berapakan nilai dividend payout ratio dari PT ABC?
Jawaban:
langkah pertama cara mengetahui nilai dividen per share dengan cara = Rp. 300.000.000: 25.556.600 lembar saham = 11.73
lalu kita mencari nilai earning per share dengan cara = Rp. 800.000.000:25.556.600 lembar saham = 31.30
Maka, nilai dividend payout ratio dari PT Lipnyuee adalah = 11.73:31.30 = 0.3 atau 30%.[4]
Referensi
- ↑ Dividend Payout Ratio (DPR): Pengertian, Rumus, Cara Menghitung. InvestBro. 2021-12-18.
- ↑ Dividend Payout Ratio: Pengertian, Manfaat, dan Cara Menghitungnya. 2021-02-22.
- ↑ Pinter Pandai. Rasio Pembayaran Dividen - Cara Menghitung Rasio Pembayaran Dividen. PINTERpandai. 2019-09-29.
- ↑ Dividend Payout Ratio: Pengertian, Manfaat, dan Cara Menghitungnya. 2021-02-22.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28887531 (2026-01-24T10:52:12Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.