Lompat ke isi

Diskontinuitas Gutenberg

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 26 Agustus 2026 04.07 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Diskontinuitas Gutenberg merupakan batas antara inti dan mantel Bumi yang terletak di antara mantel silikat dan inti luarnya yang mengandung besi dan nikel. Batas ini terletak pada kedalaman kira-kira 2.891 km di bawah permukaan Bumi. Batas ini diamati melalui diskontinuitas dalam kecepatan gelombang seismik pada kedalaman tersebut karena terdapat perbedaan antara impendansi akustik mantel Bumi yang padat dan inti luar yang cair. Kecepatan gelombang-P lebih lambat di inti luar daripada di mantel bagian dalam sementara gelombang-S tidak terdapat di semua bagian cair inti Bumi. Bukti terbaru memperkirakan bahwa sebuah lapisan batas yang berbeda terletak tepat di atas diskontinuitas Gutenberg kemungkinan terbuat dari fase baru dari mineralogi perovskit dasar mantel bagian dalam yang bernama post-perovskit. Studi tomografi seismik telah menunjukkan ketidakteraturan yang signifikan di dalam zona perbatasan dan terlihat mendominasi di provinsi kecepatan gelombang geser rendah besar (LLSPVs).[1]

Pranala luar

Referensi

  1. Lekic, V. Cluster analysis of global lower mantle. Earth and Planetary Science Letters. 2012. Vol. 357-358 (1–3). hlm. 68–77. doi:10.1016/j.epsl.2012.09.014.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 23214069 (2023-04-03T19:05:10Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.