Lompat ke isi

Metode resistivitas

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 26 Agustus 2026 04.09 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Metode resistivitas merupakan salah satu metode geofisika aktif. Disebut aktif karena parameter yang diukur yaitu nilai resistivitas merupakan respon batuan ketika dikenai medan gangguan buatan. Resistivitas atau tahanan jenis (ρ) sendiri merupakan kemampuan suatu bahan atau medium untuk menghambat arus listrik. Nilai resistivitas untuk masing-masing jenis batuan berbeda tergantung pada beberapa hal seperti porositas, mineral penyusun, permeabilitas, dll.

Cara pengukuran

Cara pengukurannya dengan menginjeksikan arus listrik (I) melalui elektrode arus dan mengukur beda potensial (∆V) pada elektrode beda potensial. Berdasarkan arah pengukuran, metode resistivitas dibedakan menjadi dua yaitu

Metode resistivitas mapping

Merupakan pengukuran resistivitas ke arah lateral (horizontal) yaitu ke arah sumbu X dan sumbu Y dengan jarak elektrode tetap (daya tembus tetap). Survei ini bertujuan untuk memperoleh harga resistivitas sebagai fungsi posisi (X,Y) dengan kedalaman (Z) tetap.

Metode resisitivitas sounding

Merupakan pengukuran resistivitas ke arah vertikal atau sumbu Z (kedalaman) pada suatu titik yang tetap. Sehingga untuk memperoleh daya tembus yang dalam, jarak elektrode arus harus dibuat semakin besar. Survei ini bertujuan untuk mengetahui harga resistivitas sebagai fungsi kedalaman (sumbu Z) dengan posisi titik X,Y tetap.

Konfigurasi metode resistivitas

Konfigurasi metode resistivitas mengacu pada tata cara pemasangan elektrode arus dan elektrode potensial dalam suatu lintasan survei metode resisitivitas. Pemilihan konfigurasi berkaitan dengan arah target resistivitas yang ingin dicari. Secara garis besar ada empat jenis konfigurasi yaitu

  1. Konfigurasi Schlumberger
  2. Konfigurasi Wenner
  3. Konfigurasi Dipole-dipole
  4. Konfigurasi Pole-dipole

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 22821451 (2023-02-01T05:47:03Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.