Lompat ke isi

Plasma (fisika)

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 26 Agustus 2026 08.25 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28717458; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Plasma merupakan gas terionisasi yang terdiri dari elektron bebas dan ion positif. Plasma seringkali bercahaya dan menghantarkan listrik, ditemukan pada bintang, petir dan aurora. Plasma termasuk zat dan merupakan wujud keempat materi setelah padat, cair dan gas. Adanya pembawa muatan yang cukup banyak membuat plasma bersifat konduktor listrik sehingga bereaksi dengan kuat terhadap medan elektromagnet. Oleh karena itu, plasma memiliki sifat-sifat unik yang berbeda dengan padatan, cairan maupun gas dan dianggap merupakan wujud zat yang berbeda. Mirip dengan gas, plasma tidak memiliki bentuk atau volume yang tetap kecuali jika terdapat dalam wadah, tetapi berbeda dengan gas, plasma membentuk struktur seperti filamen, pancaran dan lapisan-lapisan jika dipengaruhi medan elektromagnetik. Plasma terbentuk atau terjadi dalam keadaan suhu sangat tinggi, dalam kondisi plasma susunan elektron pada atom terpisah dari ini dan menjadi ion bebas. Plasma yang umum ditemui antara lain adalah bintang dan lampu pendar.


Sejarah

Plasma pertama kali diidentifikasi pada sebuah tabung Crookes, dan dideskripsikan oleh Sir William Crookes pada tahun 1879 (dia menyebutnya radiant matter). Sifat-sifat dari materi sinar katode pada tabung Crookes kemudian diidentifikasi oleh fisikawan Inggris J. J. Thomson pada tahun 1897, dan disebut sebagai "plasma" oleh Irving Langmuir pada tahun 1928, mungkin karena benda ini mengingatkannya pada plasma darah. Langmuir menulis:


Plasma yang biasa ditemui

Plasma merupakan bentuk zat yang paling umum di semesta, baik dalam massa maupun volume. Seluruh bintang terbuat dari plasma, dan bahkan ruang antar bintang juga berisi plasma, walaupun sangat renggang.


Referensi

Lihat pula

Pranala luar


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28717458 (2025-12-19T09:27:19Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.