Lompat ke isi

Elektromagnet

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 26 Agustus 2026 08.34 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 20913260; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Elektromagnet adalah jenis magnet di mana medan magnet dihasilkan oleh arus listrik. Elektromagnet biasanya terdiri dari kawat yang dililit menjadi kumparan. Arus yang melalui kawat menciptakan medan magnet yang terkonsentrasi dalam lubang, yaitu pusat kumparan. Medan magnet menghilang ketika arus dimatikan. Kawat sering dililit di sekitar inti magnetik yang terbuat dari bahan feromagnetik atau ferrimagnetik seperti besi; inti magnetik memusatkan fluks magnetik dan membuat magnet lebih kuat.

Keuntungan utama dari sebuah elektromagnet dibandingkan magnet permanen adalah medan magnet dapat dengan cepat diubah dengan mengendalikan jumlah arus listrik dalam lilitannya. Namun, tidak seperti magnet permanen yang tidak membutuhkan daya, sebuah elektromagnet membutuhkan pasokan arus terus menerus untuk mempertahankan medan magnet.

Elektromagnet banyak digunakan sebagai komponen dari perangkat listrik lainnya, seperti motor, generator, solenoid elektromekanis, relai, pengeras suara, cakram keras, mesin MRI, instrumen ilmiah, dan peralatan pemisahan magnetik. Elektromagnet juga digunakan dalam industri untuk mengambil dan memindahkan benda besi berat seperti besi dan baja tua.

Lihat pula

Referensi

Pranala luar


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 20913260 (2022-03-31T07:22:06Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.