Mesin molekuler
Mesin molekuler, nanit, atau mesin nano adalah komponen molekuler yang menghasilkan gerakan kuasi-mekanis (output) dalam menanggapi rangsangan tertentu (input). Dalam biologi seluler, mesin makromolekul sering melakukan tugas-tugas penting untuk kehidupan, seperti replikasi DNA dan sintesis ATP. Mesin molekuler umumnya merujuk pada molekul yang meniru mekanisme mesin pada tingkat makroskopik. Istilah ini juga umum digunakan dalam nanoteknologi di mana sejumlah mesin molekuler yang sangat kompleks telah diusulkan menyusun sebuah perakit molekuler.
Selama beberapa dekade terakhir, ahli kimia dan fisikawan sama-sama telah berusaha—dengan berbagai tingkat keberhasilan, untuk membuat miniatur dari mesin-mesin yang ditemukan di dunia makroskopik. Mesin molekuler saat ini berada di garda terdepan penelitian biologi seluler. Hadiah Nobel Kimia 2016 dianugerahkan kepada Jean-Pierre Sauvage, Sir J. Fraser Stoddart, dan Bernard L. Feringa untuk desain dan sintesis mesin molekuler karya mereka.
Lihat pula
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 22504116 (2022-12-28T13:33:29Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.