Efek pertentangan
Efek pertentangan (kadang-kadang dikenal juga sebagai efek Seeliger) adalah suatu peristiwa ketika permukaan kasar atau objek terentu yang mengandung banyak partikel terlihat lebih terang, ketika permukaan kasar atau objek tersebut disinari di belakang para pengamat. Istilah ini paling banyak digunakan dalam astronomi, secara umum merujuk pada peningkatan yang nyata dalam kecerahan benda langit seperti planet, satelit, atau komet saat sudut fase pengamatan mendekati nol. Dinamakan demikian karena cahaya yang dipantulkan dari Bulan dan Mars muncul secara signifikan lebih terang daripada yang diprediksi oleh reflektansi Lambert sederhana ketika berada di oposisi astronomis. Dua mekanisme fisik telah diusulkan untuk fenomena pengamatan ini: persembunyian bayangan dan hamburan balik yang koheren.
Lihat pula
Referensi
- Hapke, B. Coherent Backscatter: An Explanation for the Unusual Radar Properties of Outer Planet Satellites Icarus 88: 407:417.
- Gehrels, T. (1956) "Photometric Studies of Asteroids. V: The Light-Curve and Phase Function of 20 Massalia". Astrophysical Journal 195: 331-338.
- Gehrels, T.; Coffeen, T.; & Owings, D. (1964) "Wavelength dependence of polarization. III. The lunar surface". Astron. J. 69: 826-852.
- Burrati, B. J.; Hillier, J. K.; & Wang, M. (1996) "The Lunar Opposition Surge: Observations by Clementine". Icarus 124: 490-499.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 22826438 (2023-02-01T13:26:52Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.