Lompat ke isi

Paradoks kepunahan

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 26 Agustus 2026 09.24 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Dalam batas kecil panjang gelombang, total hamburan penampang dari bola tak tertembus adalah dua kali area perpotongan geometris (yang merupakan nilai yang diperoleh dalam mekanika klasik).[1]

Beberapa penjelasan untuk fenomena ini telah diusulkan:[2]

Referensi

  1. Roger G. Newton. Scattering Theory of Waves and Particles, second edition. Dover Publications. 2002. hlm. 68. ISBN 0-486-42535-5.
  2. TPDSci Ind Ext. tpdsci.com.
  3. L. Brillouin. The Scattering Cross Section of Spheres for Electromagnetic Waves. Journal of Applied Physics. 1949. Vol. 20 (11). hlm. 1110. doi:10.1063/1.1698280.
  4. Light Scattering by Small Particles. ISBN 9780486642284.
  5. M. J. Berg. A new explanation of the extinction paradox. Journal of Quantitative Spectroscopy and Radiative Transfer. 2011. Vol. 112 (7). hlm. 1170. doi:10.1016/j.jqsrt.2010.08.024.
  6. H. M. Lai. Extinction paradox and actual power scattered in light beam scattering: A two-dimensional study. Journal of the Optical Society of America A. 2004. Vol. 21 (12). hlm. 2324. doi:10.1364/JOSAA.21.002324.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29574047 (2026-08-14T00:38:26Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.