Paradoks kepunahan
Tampilan
Dalam batas kecil panjang gelombang, total hamburan penampang dari bola tak tertembus adalah dua kali area perpotongan geometris (yang merupakan nilai yang diperoleh dalam mekanika klasik).[1]
Beberapa penjelasan untuk fenomena ini telah diusulkan:[2]
- interferensi destruktif dalam partikel bayangan[3]
- difraksi dan bayangan cahaya oleh partikel[4]
- gelombang insiden harus dibatalkan dalam partikel[5]
- Superposisi dari insiden dan tersebar di bidang[6]
Referensi
- ↑ Roger G. Newton. Scattering Theory of Waves and Particles, second edition. Dover Publications. 2002. hlm. 68. ISBN 0-486-42535-5.
- ↑ TPDSci Ind Ext. tpdsci.com.
- ↑ L. Brillouin. The Scattering Cross Section of Spheres for Electromagnetic Waves. Journal of Applied Physics. 1949. Vol. 20 (11). hlm. 1110. doi:10.1063/1.1698280.
- ↑ Light Scattering by Small Particles. ISBN 9780486642284.
- ↑ M. J. Berg. A new explanation of the extinction paradox. Journal of Quantitative Spectroscopy and Radiative Transfer. 2011. Vol. 112 (7). hlm. 1170. doi:10.1016/j.jqsrt.2010.08.024.
- ↑ H. M. Lai. Extinction paradox and actual power scattered in light beam scattering: A two-dimensional study. Journal of the Optical Society of America A. 2004. Vol. 21 (12). hlm. 2324. doi:10.1364/JOSAA.21.002324.
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29574047 (2026-08-14T00:38:26Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.