Lensa-mikro gravitasi
Lensa-mikro gravitasi () adalah fenomena pembelokan cahaya oleh objek masif (seperti bintang, planet, atau lubang hitam) yang melintas di depan bintang latar dari sudut pandang pengamat di Bumi. Berbeda dengan lensa gravitasi biasa yang menghasilkan gambar ganda atau cincin Einstein, lensa-mikro tidak menghasilkan pemisahan sudut yang dapat dideteksi, melainkan perubahan kecerahan (magnifikasi) sementara dari sumber cahaya latar.
Teori dan dasar fisika
Fenomena ini merupakan prediksi dari teori relativitas umum Albert Einstein, dan pertama kali dianalisis secara kuantitatif oleh Bohdan Paczyński pada tahun 1986 untuk tujuan mendeteksi materi gelap dalam bentuk objek padat masif halo (Massive Compact Halo Objects atau MACHOs).
Saat objek lensa melintas sejajar dengan garis pandang antara pengamat dan sumber cahaya latar, medan gravitasi objek tersebut membelokkan cahaya dari sumber. Hal ini menyebabkan pengamatan terhadap peningkatan kecerahan sumber selama beberapa hari hingga minggu, tergantung massa dan kecepatan objek lensa.
Aplikasi dalam astronomi
Lensa-mikro gravitasi telah menjadi metode penting dalam:
- Deteksi eksoplanet, termasuk yang tidak terdeteksi oleh metode transit atau kecepatan radial.
- Studi distribusi massa di Galaksi Bima Sakti.
- Pencarian objek gelap seperti lubang hitam primordial atau benda langit bebas (rogue planets).
Proyek dan observatorium terkait
Beberapa proyek survei langit besar yang telah dan sedang memanfaatkan lensa-mikro gravitasi antara lain:
- OGLE (Optical Gravitational Lensing Experiment)
- MOA (Microlensing Observations in Astrophysics)
- KMTNet (Korean Microlensing Telescope Network)
- Roman Space Telescope (NASA, direncanakan meluncur 2027)
Keterbatasan
Metode lensa-mikro gravitasi memiliki beberapa keterbatasan:
- Peristiwa lensa-mikro bersifat tidak berulang, sehingga pengamatan lanjutan sulit dilakukan.
- Posisi spasial objek lensa hanya dapat ditentukan secara tidak langsung, melalui model cahaya (light curve).
- Memerlukan pengamatan kontinu terhadap area padat bintang seperti Tonjolan galaksi.
Lihat pula
Referensi
Pranala luar
- NASA Exoplanet Archive – Microlensing planets
- Situs resmi OGLE Project
- Microlensing Observations in Astrophysics (MOA)
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27514768 (2025-07-09T00:51:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.