Model kulit nuklir
Dalam fisika nuklir dan kimia nuklir, model kulit nuklir atau model kulit inti (nuclear shell model) merupakan model inti atom yang menggunakan asas larangan Pauli untuk mendeskripsikan struktur inti atom berdasarkan tingkat energinya.[1] Model kulit nuklir pertama kali diajukan oleh Dmitry Ivanenko (bersama dengan E. Gapon) pada tahun 1932. Model tersebut kemudian dikembangkan lebih lanjut pada tahun 1949 oleh para fisikawan, termasuk Eugene Paul Wigner, Maria Goeppert Mayer, dan J. Hans D. Jensen, yang kemudian mendapatkan penghargaan nobel atas kontribusi mereka.
Lihat pula
Bacaan lanjutan
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 25699621 (2024-05-09T23:34:30Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.