Lompat ke isi

Interferometri

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 26 Agustus 2026 14.00 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Interferometri adalah teknik superimposisi (menempatkan satu citra di atas citra lain) gelombang (biasanya elektromagnetik) untuk mendapatkan informasi mengenai gelombang tersebut. Interferometri merupakan teknik investigasi yang penting dalam bidang astronomi, serat optik, metrologi teknik, metrologi optik, oseanografi, seismologi, kimia, mekanika kuantum, fisika nuklir, fisika partikel, fisika plasma, penginderaan jauh, interaksi biomolekular, pemrofilan permukaan, mikrofluidika, pengukuran tekanan mekanik, dan velosimetri.[1][2]

Interferometer sering kali digunakan dalam bidang sains dan industri untuk mengukur perpindahan kecil, perubahan indeks reefraktif, iregularitas permukaan, dan semacamnya. Sementara itu, cara kerja interferometer astronomis adalah dengan menggabungkan sinyal dari dua atau lebih teleskop.

Lihat pula

Referensi

  1. Bryan H Bunch. The History of Science and Technology. Houghton Mifflin Harcourt. April 2004. hlm. 695. ISBN 978-0-618-22123-3.
  2. Drug Discovery World, 2006, 68-82

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 24102900 (2023-08-30T07:34:51Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.