Lompat ke isi

Pecahan benua

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 26 Agustus 2026 17.22 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 29574523; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Pecahan benua, atau disebut juga dengan Mikrobenua, adalah pecahan atau bagian yang telah patah dari massa benua utama dan membentuk pulau-pulau yang berbeda, yang umumnya berjarak beberapa ratus kilometer dari tempat asalnya. Pecahan benua diketahui tidak mengandung kraton, lapisan litosfer benua yang tua dan stabil, maupun fragmen dari kraton. Termasuk pecahan benua ialah beberapa gunung bawah laut dan dataran tinggi bawah laut.

Beberapa mikrokontinen adalah pecahan dari Gondwana, Superbenua yang terbentuk dari penggabungan beberapa kraton atau benua kuno kratonik lainnya, termasuk di dalamnya: Madagaskar; utara dataran tinggi Mascarene, yang meliputi Seychelles; pulau Timor, dll. Pulau-pulau lain seperti beberapa pulau di Laut Karibia terbentuk sebagian besar dari bebatuan granit, tetapi semua benua tidak hanya mengandung lempeng dari bebatuan granit, tetapi juga mengandung lempeng dari bebatuan basal, dan tidak ada batas pemisahan yang jelas antara pulau dan mikrokontinen berdasarkan definisi tersebut. Dataran tinggi Kerguelen merupakan akumulasi batuan beku yang sangat besar yang terbentuk oleh gunung berapi; tetapi dataran tinggi Kerguelen ini dihubungkan pula dengan perpisahan Gondwana, yang untuk itu berarti terdapat periode dimana dataran tinggi Kerguellen pernah berada di atas permukaan air, yang menyebabkan dataran tinggi Kerguelen ini dapat dianggap sebagai mikrokontinen, meskipun tetap tidak dapat digolongkan sebagai pecahan benua. Pulau-pulau lain yang terbentuk oleh gunung berapi seperti Islandia dan Hawaii dapat dianggap sebagai mikrokontinen dan juga pecahan benua. Tidak semua pulau dapat dianggap sebagai mikrokontinen: kepulauan Britania, Sri Lanka, Kalimantan, dan Newfoundland, misalnya, masing-masing berada di dalam landas-benua dari benua yang berdekatan, tetapi terpisahkan dari daratan oleh perairan pedalaman yang membanjiri garis tepinya.

Beberapa pulau di bagian timur kepulauan Indonesia dianggap sebagai pecahan benua, meskipun penyebutan ini masih merupakan kontroversi. Beberapa pulau di Indonesia yang dipertimbangkan termasuk dalam pecahan benua ialah Sumba, pulau Timor (Nusa Tenggara Barat), kepulauan Banggai-Sulu (Sulawesi), Obi, Bacan selatan, dan kompleks Buru-Seram-Ambon (Maluku).

Pecahan benua (potongan Pangaea yang lebih kecil dari Australia)
Mikrokontinen lainnya (terbentuk pasca-Pangaea)

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29574523 (2026-08-14T02:44:51Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.