Plasmasfer
Plasmasfer adalah wilayah dalam magnetosfer Bumi yang dipenuhi oleh plasma dingin dan padat yang berasal dari ionosfer. Plasmasfer berada di sekitar khatulistiwa geomagnetik dan mengikuti rotasi Bumi. Wilayah ini biasanya membentang dari sekitar 1,5 hingga 6 kali radius Bumi dan berbentuk torus (donat) yang melingkari planet.
Struktur dan komposisi
Plasmasfer terdiri dari plasma berenergi rendah dengan kepadatan tinggi, terutama terdiri atas:
- Elektron bebas
- Ion hidrogen (H⁺)
- Ion helium (He⁺)
- Ion oksigen (O⁺)
Kepadatan partikel di plasmasfer menurun secara eksponensial seiring bertambahnya jarak dari Bumi. Batas luar plasmasfer disebut plasmapause, yang merupakan daerah transisi dengan perubahan mendadak dalam kepadatan plasma.
Pembentukan dan dinamika
Plasmasfer terbentuk dari partikel bermuatan yang naik dari ionosfer Bumi dan terperangkap oleh medan magnet. Plasma tersebut ikut berotasi bersama Bumi. Namun, selama badai geomagnetik, plasmasfer dapat terdistorsi atau terkelupas akibat gangguan medan magnet, menghasilkan ekor plasmasfer.
Peran ilmiah
Plasmasfer memiliki pengaruh penting terhadap propagasi gelombang elektromagnetik, seperti gelombang radio dan whistler-mode waves, serta terhadap interaksi antara partikel bermuatan dan sabuk radiasi Van Allen. Pemahaman tentang plasmasfer membantu ilmuwan memahami cuaca antariksa dan dampaknya terhadap satelit.
Penemuan dan observasi
Plasmasfer pertama kali diidentifikasi pada 1960-an melalui pengamatan gelombang radio dari petir yang merambat di magnetosfer (whistler). Observasi modern dilakukan menggunakan satelit seperti:
Galeri
Lihat pula
Referensi
Pranala luar
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 29577852 (2026-08-14T15:53:06Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.