Lompat ke isi

Longsor bawah laut

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 26 Agustus 2026 17.35 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28116954; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Longsor bawah laut adalah tanah longsor di laut yang mengangkut sedimen dari landas benua dan ke laut dalam. Longsor bawah laut dimulai ketika tegangan penggerak ke bawah (gravitasi dan faktor-faktor lain) melebihi tegangan penahan dari material lereng dasar laut yang menyebabkan pergerakan sepanjang satu atau lebih cekung ke permukaan pecah planar. Tanah longsor bawah laut terjadi melalui variasi bidang datar yang bermacam-macam, termasuk bidang serendah 1° dan dapat menyebabkan kerusakan yang signifikan bagi kehidupan dan harta benda. Perkembangan ilmu pengetahuan telah dilakukan dalam memahami sifat dan proses tanah longsor bawah laut melalui penggunaan sonar sisi dan teknologi pemetaan dasar laut lainnya.

Penyebab

Tanah longsor bawah memiliki beragam penyebab yang berhubungan dengan atribut geologis dari material tanah longsor dan faktor lingkungan sementara yang memengaruhi lingkungan bawah laut. Secara umum penyebab tanah longsor meliputi: i) adanya lapisan geologis yang lemah, ii) tekanan berlebih akibat akumulasi berlebih dari deposisi sedimen, iii) gempa bumi, iv) gelombang laut dan badai, v) disosiasi gas hidrat, vi) rembesan air tanah dan tekanan air pori tinggi, vii) pecahan gletser, viii) pertumbuhan pulau vulkanik, dan ix) persimpangan (oversteepening) antarlereng.

Referensi

Bacaan lebih lanjut

Pranala luar


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28116954 (2025-10-20T00:48:52Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.