Lompat ke isi

Kegelapan

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 26 Agustus 2026 17.48 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 28029355; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Kegelapan, adalah kebalikan langsung dari kebercahayaan, didefinisikan sebagai kurangnya penerangan, tidak adanya cahaya tampak, atau permukaan yang menyerap cahaya, seperti hitam atau coklat.

Penglihatan manusia tidak dapat membedakan warna dalam kondisi pencahayaan yang sangat rendah. Sel-sel fotoreseptor sensitif warna pada retina tidak aktif ketika tingkat cahaya tidak mencukupi, dalam kisaran persepsi visual yang disebut sebagai penglihatan skotopik.

Respon emosional terhadap kegelapan telah menghasilkan penggunaan metaforis dari istilah ini dalam berbagai budaya, biasanya digunakan untuk menggambarkan perasaan tidak bahagia atau firasat.

Mengacu pada waktu dalam satu hari, kegelapan total terjadi ketika Matahari berada lebih dari 18° di bawah ufuk, tanpa pengaruh senja di langit malam.

Dari segi fisika, suatu benda dikatakan gelap bila menyerap foton sehingga tampak redup dibandingkan benda lain. Misalnya, cat hitam matte tidak memantulkan banyak cahaya tampak dan tampak gelap, sedangkan cat putih memantulkan banyak cahaya dan tampak terang. Suatu objek mungkin tampak gelap, tetapi mungkin sebenarnya terang pada frekuensi yang tidak dapat dilihat manusia.

Referensi

Pranala luar


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28029355 (2025-10-16T18:03:30Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.