Lompat ke isi

Kerak (geologi)

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 26 Agustus 2026 17.49 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 25313866; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Dalam geologi, kerak adalah cangkang padat paling luar dari planet berbatu, planet kerdil atau satelit alami. Kerak biasanya berbeda dari mantel yang terbentang melalui unsur kimia. Namun, dalam kasus satelit dengan kandungan es, kerak dapat dibedakan berdasarkan pada fasenya (kerak padat lawan mantel cair).

Kerak-kerak Bumi, Merkurius, Venus, Mars, Io, Bulan dan badan-badan planetarium lainnya terbentuk melalui proses batuan beku dan kemudian termodifikasi oleh erosi, kawah tumbukan, letusan gunung berapi dan sedimentasi.

Kebanyakan planet terestrial memiliki kerak yang seragam. Namun, Bumi memiliki dua jenis berbeda: kerak benua dan kerak samudra. Dua jenis tersebut memiliki kandungan kimia dan properti fisik berbeda serta terbentuk oleh proses geologi berbeda.

Referensi

Pranala luar


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 25313866 (2024-02-15T22:22:42Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.