Lompat ke isi

Sesar Meratus

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 26 Agustus 2026 18.03 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
Pegunungani Meratus di Bajuin

Sesar Meratus atau Patahan Meratus adalah sebuah sesar aktif di bagian selatan pulau Kalimantan. Sesar Meratus memiliki panjang 105 km yang mengarah relatif dari utara timur laut ke selatan barat daya.[1] Sesar ini termasuk dalam Zona Sesar Anjak.

Sesar Meratus diperkirakan terbentuk pada zaman Pra Tersier dan mengalami reaktivasi sehingga tergolong sesar aktif. Sesar ini berarah relatif dari utara-timur laut ke selatan-barat daya.[2] 

Struktur

Sesar Meratus tersusun atas batuan berumur pra tersier (batuan metamorf dan meta sedimen), batuan Tersier (batuan sedimen dan gamping) dan endapan Kuarter berupa endapan aluvial sungai. Stuktur Sesar yang berumur Pra Tersier dan Tersier dan endapan Kuarter telah mengalami pelapukan dan bersifat lunak serta belum kompak yang bisa memperkuat efek guncangan sehingga rawan gempa bumi.[3]

Potensi bencana

Menurut Peta Sumber dan Bahaya Gempa Bumi Nasional yang disusun oleh Pusat Studi Gempa Bumi Nasional (Pusgen) tahun 2017, Sesar Meratus berpotensi memicu gempa bumi hingga M 7 dengan laju slip 0,2 mm/tahun.[4]

Tercatat oleh BMKG sejak tahun 2019 bahwa ketiga sesar aktif di Kalimantan telah menunjukkan aktivitas pergerakan tanah. Hal ini menyebabkan gempa bumi 4,5 Magnitudo di Kabupaten Paser pada 1 Maret 2022. Lokasi pusat gempa berada 46 km barat laut Paser dengan kedalaman 10 km.[5]

Pada 2024, tercatat gempa bumi dengan kekuatan 4,8 Mw yang melanda sebagian wilayah di Kalimantan Selatan. Pusat gempa berada di Kecamatan Binuang, Kabupaten Tapin dengan kedalaman 10 km.[6]

Lihat juga

Referensi

  1. Puspasari Setyaningrum. Mengenal Sesar Meratus yang Berpotensi Memicu Gempa Bumi dengan Magnitudo Tertarget M 7,0. KOMPAS.com. 2024-02-13.
  2. Yana Karyana. ANALISIS GEOLOGI KEJADIAN GEMPA BUMI MERUSAK TANGGAL 13 FEBRUARI 2024 DI KABUPATEN BANJAR, PROVINSI KALIMANTAN SELATAN. vsi.esdm.go.id. 2024-02-14.
  3. Arif Budianto. Sesar Meratus yang Kembali Aktif jadi Penyebab Gempa Magnitudo 4,5 di Wilayah IKN. iNews.ID. 2022-03-02.
  4. Tim Pusat Studi Gempa Nasional. Peta Sumber dan Bahaya Gempa Indonesia Tahun 2017. Pusat Penelitian dan Pengembangan Perumahan dan Permukiman, Badan Penelitian dan Pengembangan, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat. 2017. hlm. 79. ISBN 978-602-5489-01-3.
  5. Arditya Aziz. Paser Diguncang Gempa Berkekuatan 4,5 Magnitudo, Terasa Hingga Kawasan IKN. JPNN.com. 2022-03-01.
  6. M Fauzi Fadillah. BMKG: Gempa M 4,7 guncang Kalimantan Selatan. ANTARA News Kalimantan Selatan. 2024-02-13.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27662648 (2025-08-11T01:14:10Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.