Lompat ke isi

Akustik ruangan

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 26 Agustus 2026 18.20 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Akustik ruangan adalah suatu keadaan ruang yang dapat memengaruhi mutu bunyi. Sebuah ruang akustik dibuat supaya menghasilkan suara yang baik di dengar. Akustik ruangan berfokus pada sumber suara atau bunyi yang dihasilkan seperti di dalam ruang sekolah, ruang teater, restoran, pusat perbelanjaan, dan tempat-tempat yang menghasilkan sumber bunyi. Tujuan adanya akustik ruangan adalah untuk menghindari adanya kebisingan dan menghasilkan suara yang baik sesuai dengan fungsinya. Cara kerja akustik ruangan adalah dengan perambatan dan distribusi suara dalam ruangan tersebut.[1]

Jenis material pada akustik ruangan

Pourous material

Material ini disebut juga dengan material berpori dengan sifatnya yang menyerap suara mulai dari tengah hingga ke tinggi. Contoh material berpori seperti batu, karpet kain, dan kayu.[2]

Resonator

Material jenis ini memiliki sifat berongga yang dapat menyerap suara pada frekuensi tingkat rendah.[3]

Diffuser

Material jenis ini memiliki sifat penyebar yang dapat menghantarkan suara ke seluruh ruangan dengan mempertahankan dengung ruang dan tanpa adanya kebisingan sehingga suara yang dihasilkan terdengar jelas.[4]

Tujuan akustik ruangan

Secara global akustik ruangan diperlukan untuk berbagai tempat baik dalam ruangan atau di luar ruangan untuk memperindah suara atau bunyi yang terdengar. Sedangkan tujuan khusus adanya akustik ruang di dunia adalah menghasilkan kejelasan ucapan pada suatu ruang, membuat nyaman pendengaran karena suara yang dihasilkan tidak bising, dan mengurangi pengaruh sumber bunyi dalam suatu ruangan. [5]

Referensi

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27975376 (2025-10-15T15:45:06Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.