Ter
Ter (; ) adalah cairan berbasis karbon dan hidrokarbon kental yang didapatkan dari berbagai jenis materi organik melalui proses distilasi destruktif. Ter dapat dihasilkan dari batu bara, kayu, minyak bumi, dan gambut. Produksi dan perdagangan ter pinus pernah menjadi penggerak ekonomi utama Eropa Utara dan Amerika kolonial. Fungsi utamanya adalah untuk mengawetkan kayu yang menjadi bahan baku utama perahu, agar tidak cepat membusuk. Pengguna ter pinus utama ketika itu adalah Angkatan Laut Kerajaan Inggris. Tingkat permintaan terhadap ter pinus menurun setelah berkembangnya besi dan baja sebagai bahan baku kapal.
Selain dari materi organik, produk mineral serupa ter dapat dihasilkan dari minyak bumi dan batu bara. Tar batu bara merupakan hasil samping produksi kokas.
Kegunaan
Tar yang diproduksi dari kayu pinus maupun betula memiliki manfaat, diantaranya:
- Sebagai perekat, bahkan sejak zaman Paleolitikum
- Pelapis badan perahu dan kapal kayu agar lebih awet dan anti air
- Pelapis atap kayu
- Perawatan hewan, terutama perawatan ujung kaki kuda dan sapi
- Antiseptik untuk perawatan luka unggas yang saling mematuk
- Pernah dimanfaatkan sebagai losion dan campuran sabun, namun tidak lagi sejak kandungan kreosot di dalam ter memiliki sifat karsinogenik.
- Bahan baku permen karet
- Pelapis kulit, yang pernah menjadi ciri khas kulit produksi Rusia pada abad ke-17 dan 18
- Pestisida untuk melawan siput
- Permen Terva Leijona dan minuman beralkohol Terva Viina menggunakan perisa berbasis ter
Referensi
Sumber dan atribusi
Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28086121 (2025-10-17T22:26:26Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.