Lompat ke isi

Hari kerja dan akhir pekan

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 26 Agustus 2026 22.52 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Impor teks terkontrol dari Wikipedia bahasa Indonesia; revisi 27463587; atribusi sumber disertakan.)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)

Hari kerja dan akhir pekan merupakan dua istilah yang digunakan dalam dunia kerja untuk mengelompokkan hari-hari yang dikhususkan untuk bekerja dan hari-hari yang dikhususkan untuk beristirahat/berlibur. Pada sebagian besar negara atau daerah, hari-hari kerja jatuh pada hari Senin hingga hari kamis, sedangkan akhir pekan jatuh pada hari, jumat, Sabtu dan Minggu. Badan-badan serupa, seperti tempat pendidikan dan pengajaran, juga umum menerapkan pengelompokan hari tersebut. Istilah "akhir pekan" dapat memiliki definisi yang berbeda-beda, tergantung sistem kalender yang digunakan, periode waktu kerja yang disepakati, dan/atau aturan dalam wilayah tertentu, bahkan terkadang diperluas hingga mencakup waktu setelah jam kerja berakhir pada hari kerja terakhir dalam seminggu.

Dalam kebanyakan tradisi Kristen, hari Minggu adalah "hari istirahat dan beribadat". Sabat Yahudi atau Sabat Alkitabiah jatuh pada waktu matahari terbenam hari Jumat hingga waktu matahari terbenam keesokan harinya, yang menyebabkan akhir pekan di Israel dirayakan pada hari Jumat–Sabtu. Beberapa negara berpenduduk mayoritas Muslim secara historis menerapkan akhir pekan Kamis–Jumat. Saat ini, banyak negara-negara tersebut mengubah akhir pekannya ke hari Jumat–Sabtu atau Sabtu–Minggu demi mendukung kepentingan perdagangan dan kerja sama bisnis.

Hari ibadat Kristen umumnya dilakukan satu hari setiap minggunya, tetapi hari sebelumnya (Sabtu yang merupakan "Sabat Yahudi") mulai ikut ditetapkan sebagai hari libur pada abad ke-20. Perubahan ini disertai pula dengan pengurangan jumlah keseluruhan jam kerja per minggu. Konsep "akhir pekan" saat ini pertama kali muncul di kawasan industri di Inggris Utara pada awal abad ke-19.

Beberapa negara menetapkan akhir pekannya hanya berjumlah sehari: di tujuh negara hanya pada hari Minggu; di Djibouti, Iran, dan Somalia hanya pada hari Jumat; serta di Nepal hanya pada hari Sabtu. Sebagian besar negara mengadopsi akhir pekan dua hari, yang jatuh pada hari yang berbeda-beda menurut tradisi keagamaan di negara tersebut: Jumat dan Sabtu di 17 negara Muslim dan Israel; hari Sabtu dan Minggu (di sebagian besar negara termasuk Indonesia); serta hari Jumat dan Minggu di Brunei Darussalam dan Sarawak, Malaysia, dengan waktu setelah selesai bekerja pada hari kerja sering dianggap sebagai bagian dari akhir pekan. Beberapa usulan diajukan dalam mengurangi jumlah hari atau jam kerja per minggu demi meningkatkan produktivitas sosial dan ekonomi.

Hari kerja dan akhir pekan di Indonesia

Pemerintah Indonesia tidak mengatur secara spesifik kapan hari kerja dan akhir pekan di Indonesia, melainkan besar waktu kerja bagi para pekerja dan buruh dalam perusahaan-perusahaan di Indonesia, yaitu 40 jam kerja dalam seminggu, yang dapat dijabarkan menjadi <7 jam × 6 hari kerja atau 8 jam × 5 hari kerja. Waktu spesifik untuk hari kerja dan hari istirahat bagi para pekerja/buruh tersebut diserahkan kepada perusahaan masing-masing melalui perjanjian kerja dan peraturan perusahaan. Ketentuan waktu kerja tersebut tidak berlaku bagi sektor-sektor ekonomi tertentu.

Bagi para aparatur sipil negara (ASN), Pemerintah mengatur bahwa waktu kerja instansi pemerintah adalah 37,5 jam kerja, yang terbagi dalam lima hari kerja yang jatuh pada hari Senin–Jumat.

Bagi para guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik, Pemerintah mengatur bahwa hari sekolah dilaksanakan dalam 8 jam × 5 hari dalam seminggu.

Akhir pekan di Indonesia umumnya dijalankan pada hari Sabtu dan (terutama) hari Minggu berdasarkan kebiasaan setempat dan tradisi sejak zaman kolonial.

Daftar menurut negara

Lihat juga

Referensi

Bacaan lebih lanjut


Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 27463587 (2025-06-26T08:31:55Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Mohon gunakan konten ini secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.