Lompat ke isi

Meniskus (cairan)

Ensiklopedia Pengetahuan Universitas Islam Sultan Agung
Revisi sejak 26 Agustus 2026 23.09 oleh Maintenance script (bicara | kontrib) (Presentation V4: sitasi, referensi, Math, Wikimedia Commons, dan atribusi)
(beda) ← Revisi sebelumnya | Revisi terkini (beda) | Revisi selanjutnya → (beda)
A: Dasar meniskus cekung. B: Puncak meniskus cembung

Dalam fisika (terutama statika cairan), meniskus (: menisci, ) adalah lengkungan pada permukaan atas cairan yang dekat dengan permukaan wadah atau benda lain, yang dihasilkan oleh tegangan permukaan.

Meniskus cekung terjadi ketika gaya tarik antara partikel cairan dan wadah (adhesi) lebih besar dari setengah gaya tarik partikel cairan satu sama lain (kohesi), sehingga menyebabkan cairan merambat naik ke dinding wadah (lihat ). Hal ini terjadi antara air dan gelas. Cairan berbahan dasar air seperti getah, madu, dan susu juga memiliki meniskus cekung dalam gelas atau wadah lain yang dapat dibasahi .

Pembentukan meniskus umumnya digunakan dalam ilmu permukaan untuk mengukur sudut kontak dan tegangan permukaan. Dalam pengukuran sudut kontak, bentuk meniskus diukur dengan neraca atau secara optik dengan kamera digital. Dalam pengukuran tegangan permukaan, proba pengukur memiliki sudut kontak nol dan tegangan permukaan dapat diperoleh dengan mengukur massa meniskus. Ini biasanya dilakukan dengan Pelat Wilhelmy .[1]

Pengukuran volume

Saat membaca skala kedalaman pada sisi instrumen berisi cairan, seperti alat ukur ketinggian air, meniskus harus diperhitungkan agar pengukurannya akurat. Kedalaman harus diukur dengan meniskus sejajar dengan mata (untuk menghindari kesalahan paralaks) dan di tengah meniskus, yaitu di puncak meniskus cembung atau di dasar meniskus cekung.

Tindakan kapiler

Meniskus merupakan sebuah manifestasi dari aksi kapiler, di mana adhesi permukaan menarik cairan ke atas untuk membentuk meniskus cekung, atau kohesi internal menarik cairan ke bawah untuk membentuk meniskus cembung. Fenomen ini penting dalam tarikan transpirasi pada tumbuhan. Ketika tabung dengan lubang sempit, sering disebut tabung kapiler, dicelupkan ke dalam cairan dan cairan membasahi tabung (dengan sudut kontak nol), permukaan cairan di dalam tabung membentuk meniskus cekung, yang merupakan permukaan yang hampir bulat yang memiliki jari-jari yang sama, r, seperti bagian dalam tabung. Tabung mengalami gaya ke bawah sebesar 2πrσ, di mana σ adalah tegangan permukaan cairan.[2]

Pranala luar

Referensi

  1. Surface and interfacial tension White Paper. Biolin Scientific.
  2. Fluid Mechanics. Encyclopædia Britannica.

Sumber dan atribusi

Konten artikel ini diadaptasi dari Wikipedia bahasa Indonesia, revisi 28775013 (2026-01-03T14:55:47Z), yang tersedia berdasarkan lisensi Creative Commons Atribusi-BerbagiSerupa (CC BY-SA). Gambar pada artikel ini bersumber dari Wikimedia Commons dan mengikuti ketentuan lisensi masing-masing berkas. Mohon gunakan konten dan media secara bijak serta sesuai dengan ketentuan lisensi yang berlaku.